Suara.com - Mantan terpidana kasus Vina Cirebon Saka Tatal sudah wara-wiri di berbagai media untuk membantah keterlibatannya dalam tragedi yang terjadi pada 2016 silam. Namun sampai hari ini, Selasa (11/6/2024), polisi ternyata enggan percaya dengan cerita Saka.
“Padahal kenyataannya Saka emang nggak melakukan. Saka emang ada di rumah dan Saka juga punya saksi,” ujar Saka Tatal di program Rakyat Bersuara iNews TV.
Saka Tatal tak kuasa menahan emosi. Ia menceritakan lagi detik-detik dirinya tiba-tiba ditangkap usai menemani adik Eka Sandi mengisikan bensin motor sang kakak.
“Saka di rumah, kejadiannya aja Saka nggak tahu. Saka ditangkap habis isi bensin, surat penangkapannya pun nggak ada,” kisah Saka Tatal.
Saking geramnya, Saka Tatal terang-terangan menantang penyidik Polda Jawa Barat yang menangani kasus Vina Cirebon untuk datang dan beradu sumpah pocong. Saka sudah kehabisan cara untuk membuktikan bahwa dirinya memang tidak terlibat dalam pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eky.
“Suruh sumpah pocong sini aja sekalian, Saka berani,” kata Saka Tatal.
Saka Tatal tidak akan mundur. Ia siap memperjuangkan kebebasan orang-orang yang ikut ditangkap dan diyakini tidak terlibat pembunuhan Vina dan Eky.
“Apa pun yang akan terjadi, Saka siap. Saya minta keadilan aja, sama yang nggak bersalah itu keluarin. Jangan orang nggak salah disuruh nanggung beban mereka yang salah. Jangan orang miskin diinjak-injak terus buat ngikutin keinginan aparat,” tegas Saka Tatal.
“Semua itu satu kampung, kecuali Rivaldi. Eka Sandi itu saya juga tahu, itu saudara saya,” imbuhnya.
Dorongan mengusut kasus kematian Vina sendiri mulai digaungkan setelah penayangan film Vina: Sebelum 7 Hari mendapat sorotan. Publik mendesak kepolisian untuk mengejar buronan pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina dan Eky.
Tingginya atensi masyarakat akhirnya membuat Polda Jawa Barat membuka lagi penyidikan terhadap kasus kematian Vina dan Eky. Penyidik menerbitkan DPO terhadap tiga buronan yakni Pegi atau Perong, Andi dan Dani pada 14 Mei 2024.
Sampai akhirnya, Pegi Setiawan atau Perong ditangkap di Bandung, Jawa Barat pada Selasa (21/5/2024). Pegi disebut sebagai otak pembunuhan Vina dan Eky.
Namun setelah penangkapan Pegi Setiawan, Polda Jawa Barat tiba-tiba menghilangkan dua DPO atas nama Andi dan Dani dengan alasan bahwa mereka hanya sosok fiktif.
Berita Terkait
-
Ragu Kasus Vina Cirebon Bisa Terungkap, Hotman Paris Minta Jokowi Bikin Tim Pencari Fakta
-
Heboh Pengacara Keluarga Vina Mendadak Dibilang Sebagai Linda yang Asli, Hotman Paris Bilang Begini
-
Usai Tangkap Pegi Setiawan, Polda Jabar Buka Hotline Kasus Vina Cirebon, Apa Tujuannya?
-
Beri Bantuan Hukum Gratis, Ini Keyakinan Otto Hasibuan Sebut 5 Terpidana Kasus Vina Cirebon Korban Salah Tangkap
-
Cerita Nayla Denny Alami Hal Tak Biasa saat Perankan Sosok Vina, Tiba-tiba Menangis Hingga Kaki dan Tangan Terasa Dingin
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Inti Solar Andalkan Teknologi Vacuum Tube dan Heat Pump, Inovasi Pemanas Air Hemat Energi
-
Mengenang Nasirun, Pelukis Legendaris Indonesia yang Berpulang di Usia 60 Tahun
-
Botox Natural Kian Diminati, Rahasia Contouring Wajah yang Tetap Mempertahankan Karakter Alami
-
Saat Limbah Denim Bertransformasi Jadi Karya Couture, Ini Pesona Koleksi Terbaru DARIKU INDONESIA
-
Salinan Film Fortitude Raib, Netflix Dinilai Lalai hingga Digugat $105 Juta
-
GAC Beberkan Filosofi di Balik Pengembangan Mobil Listrik AION V
-
Review Film Colors of Evil: Black, Kematian dan Misteri Kota yang Bungkam!
-
Ini Tema dan Logo Hari Pramuka 14 Agustus 2026, Simak Makna di Baliknya
-
Benarkah Feng Shui Rumah Tusuk Sate Bawa Sial? Simak Fakta dan Cara Menyiasatinya
-
Film Spider-Man: Brand New Day Cetak Rekor Preview Tertinggi Sepanjang Masa