Suara.com - Posan Tobing mengumumkan larangan untuk para personel aktif band Kotak yakni Tantri, Cella dan Chua dalam menyanyikan lagu-lagu ciptaannya dan eks vokalis, Julia Angelia atau Pare. Total, ada 13 lagu yang dilarang untuk dinyanyikan dalam konser Kotak.
"Untuk lagu yang diciptakan bersama-sama, ada 'Masih Cinta', 'Kosong Toejoeh', 'Tinggalkan Saja', 'Pelan-Pelan Saja' dan 'Selalu Cinta'. Untuk lagu yang ciptaan Posan sendiri ada 'Berbeda', 'Cinta Jangan Pergi', 'Kerabat Kotak' dan 'Ku Ingin Sendiri'," kata kuasa hukum Posan Tobing, Minola Sebayang dan Pare, ditemui di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2024).
"Untuk lagu ciptaan Julia Angelia atau Pare ada 'Sendiri', 'Saat Ku Jauh', 'Terbang' dan 'Phobia'," kata Minola menyambung.
Tidak adanya izin dari para personel aktif Kotak saat menyanyikan 13 lagu itu membuat Posan Tobing dan Pare tidak menerima royalti atas karya-karya ciptaan mereka. Kata Posan, hal itu sangat merugikan.
"Orang yang di belakang saya kan juga banyak. Ada anak, istri, ada orang-orang yang saya hidupkan dan itu bagian dari mereka juga. Makanya dari hak ekonomi, itu sudah sangat terganggu," ucap Posan Tobing.
Tantri, Cella dan Chua baru boleh membawakan 13 lagu itu saat mereka sudah mengantongi izin tertulis dari Posan Tobing dan Pare selaku pencipta. Selagi ketiga personel Kotak saat ini tidak mau mengurus perizinan lagu-lagu tersebut ke penciptanya, Posan mempersilakan mereka menyanyikan lagu lain saat konser.
"Kalau memang sudah merasa hebat, kalian nyanyikan aja lagu yang enggak ada sayanya sebagai pencipta," ujar Posan Tobing.
"Enggak apa-apa. Silakan pakai lagu yang lain. Kan kalian sudah terkenal, jadi kalau bisa bikin lagu lain dan jadi lebih terkenal dari ini, kan bagus. Malah jadi motivasi juga untuk kalian," lanjut sang drummer.
Posan Tobing akan melaporkan trio Tantri, Cella dan Chua ke Bareskrim Polri kalau masih nekat menyanyikan 13 lagu itu tanpa izin di setiap konser.
Baca Juga: Posan Tobing Panaskan Lagi Perseteruan dengan Kotak Soal Royalti
"Dari kecil, kita diajarkan punya adab. Jadi sebagai orang beradab, kalau pakai hak orang lain itu harus ada izinnya," imbuh Posan Tobing.
"Kalau sampai sekarang masih dibawain, ya berarti kalian memang wajib kami laporkan ke Bareskrim," tutur Posan.
Posan Tobing mulai mempermasalahkan izin dari para personel aktif Kotak sebelum membawakan karya-karyanya pada September 2022. Ia pun sempat menagih hak royalti yang tidak pernah dibayarkan lagi semenjak memutuskan mundur dari Kotak pada 2011.
Posan Tobing juga pernah melayangkan somasi hingga membuat laporan polisi ke para personel aktif Kotak pada 2023. Namun, tidak ada kejelasan dari perkembangan laporan Posan saat itu
Berita Terkait
-
Posan Tobing Panaskan Lagi Perseteruan dengan Kotak Soal Royalti
-
Anak Ni Raja, Konser Musik dan Budaya Batak yang Bikin Bangga Anak Muda
-
Kolaborasi dengan Jimmy Nazwar yang Motivator, Posan Tobing Persembahkan Lagu Hebat
-
Posan Tobing Hingga Novita Dewi Gelar Kompetisi Batak Bernyanyi, Siapkan Wadah Buat Penyanyi Daerah
-
Diproduseri Posan Tobing, Rajakin Debut di Lagu Feels Like Forever
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Teka-teki Wali Nikah Syifa Hadju, Ayah Kandung Hadir atau Pakai Wali Hakim?
-
Mengenal Habib Mahdi Alatas, Sosok Lantang Suarakan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry
-
Heboh Ustaz Maulana Sebut Nabi Muhammad Nikahi Maryam Ibunda Nabi Isa di Surga, Dalilnya Sahih?
-
Ahmad Dhani Diduga Respons Maia Ungkit Luka Lama di Siraman El: Anak Laki-Laki Milik Ayahnya
-
Kisah Ibu Guru Atun: Dibully Murid, Dikasih Dedi Mulyadi Rp25 Juta, Lalu Disedekahkan
-
Maia Estianty Ungkit Luka Lama di Siraman El Rumi, Dipisahkan di Usia Delapan Tahun
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Ketulusan Ayah Sambung Syifa Hadju, Gendong di Siraman Meski Tak Jadi Wali Nikah
-
Sinopsis Aftermath di Bioskop Trans TV: Arnold Schwarzenegger Buru Keadilan Tragedi Maut Pesawat
-
Tega! Wanita Tipu Lansia Rp1,8 Juta di Purwokerto, Modus Bantu Cari Kost