Suara.com - Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis membawa buku kecil saat menghadiri sidang lanjutan kasus korupsi PT Timah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (22/8/2024). Buku itu Harvey keluarkan dari saku kemejanya saat menunggu panggilan menghadap hakim di ruang sidang.
Sempat tidak terlihat jelas, buku kecil yang dibawa Harvey Moeis memuat apa. Namun setelah dibuka, buku itu ternyata berisikan doa-doa dalam ajaran Kristen.
Pantauan tim Suara.com di lokasi, Harvey Moeis terlihat khusyuk selama membaca buku doa. Bibirnya berkomat-kamit mengikuti kalimat bacaan doa, namun tanpa suara.
Butuh waktu sekitar 2 menit untuk Harvey Moeis menutup doa, yang ditandai dengan pembuatan tanda salib. Harvey pun menyimpan lagi buku doa-doa itu di saku kemejanya.
Harvey Moeis dipanggil menghadap majelis hakim tak lama setelah menuntaskan doa. Ia menyatakan berada dalam keadaan sehat dan siap mengikuti persidangan hari ini.
"Sehat, Yang Mulia," tutur Harvey Moeis.
Kejaksaan Agung RI pertama mengumumkan keterlibatan Harvey Moeis dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan atau IUP PT Timah pada Rabu (27/3/2024).
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa dalam rentang waktu 2018 sampai 2019, Harvey Moeis disebut ikut memfasilitasi kegiatan pertambangan liar di wilayah IUP PT Timah sebagai kepanjangan tangan PT RBT.
Harvey Moeis berperan mencari rekanan dalam urusan penyewaan alat peleburan timah di kegiatan pertambangan ilegal tersebut. Ia ikut bertanggung jawab mengumpulkan jatah keuntungan dari masing-masing rekanan untuk kemudian diserahkan ke PT Timah.
Baca Juga: Koleksi Tas Mewah Kartika Dewi, Adik Sandra Dewi Diduga Kecipratan Uang Korupsi Harvey Moeis
Dari sidang dakwaan belum lama ini, diketahui bahwa Harvey Moeis dan Helena Lim setidaknya meraup keuntungan sampai Rp420 miliar dari korupsi tambang.
Sementara untuk sidang hari ini, hakim mengagendakan pemanggilan saksi dari pihak penuntut umum, yang dianggap mengetahui tindak pidana korupsi Harvey Moeis dan Helena Lim.
Berita Terkait
-
Harvey Moeis Pakai Kemeja Mahal dan Jam Tangan Branded di Sidang Lanjutan Kasus Korupsi PT Timah
-
Jaksa Ungkap Peran Helena Lim Di Kasus Timah, Kirim Duit Panas Ke Harvey Moeis Lewat Transfer Dan Kurir
-
Intip Crazy Rich PIK Helena Lim Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Timah
-
Kongkalikong dengan Harvey Moeis, Begini Siasat Licik Helena Lim Raup Cuan Rp900 Juta dari Korupsi Timah
-
6 Tas Mewahnya Terbukti Palsu, Sandra Dewi Kena Sentil: Sekelas Dia Ternyata Tasnya KW
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan