Suara.com - Para komika menjadi garda terdepan dalam unjuk rasa Kawal Putusan MK pada Kamis (22/8/2024). Bintang Emon, Arie Kriting, hingga Mamat Alkatiri telah menampkkan wajah mereka.
Keputusan para komika ini terjun dan mewakili suara rakyat ketika DPR melakukan hal yang sebaliknya ini mendapat dukungan dari warganet. Meski kehadiran Mamat Alkatiri sempat mengejutkan.
"Katanya Mamat ga ikut, tiba-tiba muncul," tulis seorang warganet dalam ungahan di akun X, @aingriwehuy.
Bersama kawan-kawan yang lainnya, Mamat Alkatiri sempat menyampaikan orasi yang menarik. Orasi yang menggelegar namun berhasil menggerakkan sanubari itu menyinggung soal ego dan persatuan.
Mamat meminta masyarakat Indonesia untuk menanggalkan ego masing-masing. Semuanya untuk satu tujuan, yaitu bersatu melawan pemerintah yang telah semena-mena memperlakukan konsitusi demi kepentingan pribadi.
"Tinggalkan segala ego yang ada pada diri kita kita bersatu karena mereka takut kita bersatu," kata Mamat dalam orasinya tersebut.
Selain Mamat Alkatiri, komika lainnya, Bintang Emon juga bersuara. Melalui orasinya, Bintang Emon melemparkan sarkasme untuk persoalan Kaesang Pangarep yang mencalonkan diri sebagai gubernur dengan mengakali syarat terkait usia.
"Tanamkan ini pada kalian, kalau belum umur 30 jangan nyalon dulu jangan ya dek ya," ujar Bintang Emon.
Ramainya dukungan secara langsung dari para komika dalam unjuk rasa ini menuai apresiasi dari publik. Pada saat yang sama, publik juga dibuat penasaran dengan isi tas dari Mamat Alkatiri.
Baca Juga: Terkenal Anti Politik, Raditya Dika Kini Turut Suarakan Tagar KawalputusanMK
Publik bahkan menyaranka kepada Mamat untuk melemparkan senjata apapun yang ada di dalam tasnya kepada pemerintah yang tak lagi berpihak kepada rakyat.
"Yas bang mamat tebel banget full perlengkapan dan peralatan keknya," kata warganet.
"Mamat itu isi tas lu kan bom, langsung lempar aja ke gedung," pinta warganet.
"Gua curiga dalam tas mamat ada C4," timpal warganet yang lainnya.
Berita Terkait
-
Ada 'Tiang Pancung' Buat Jokowi dalam Aksi Kawal Putusan MK di DPR
-
Demo Kawal Putusan MK Memanas! Massa Mahasiswa Coba Dobrak Gerbang Belakang DPR, Polisi Disambit Botol Plastik
-
Dipimpin Banyak Artis, Lagu 'Agak Laen' Menggema di Depan Gedung DPR RI
-
Komika Ikut Demo Kawal Putusan MK di DPR, Arie Kriting: Kami Sudah Capek!
-
Komika Bintang Emon, Arie Kriting hingga Abdur Kompak! Orasi Cing Abdel di Demo Kawal Putusan MK: DPR Lawak!
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Bantah Sengaja Cueki Syifa Hadju, Ahmad Dhani: Namanya Manusia Tempatnya Lupa