Suara.com - Kunto Aji menceritakan momen dirinya ditunjuk sebagai petugas pembaca teks Pembukaan Undang-Undang Dasar di SMAN 1 Semarang pada 17 Agustus lalu.
Rupanya hari itu bertepatan dengan jadwal tur Kunto Aji di Semarang. Sempat kepikiran membuat acara lomba, namun akhirnya tim Kunto memutuskan untuk mengikuti upacara.
"Tapi, 'wah, jangan lomba-lomba deh. Kita bikin upacara aja gitu'. Tapi saat itu ngerasa takut nggak bisa serius, jadinya gimana kalau kita ngikut upacara orang lain gitu. Nah, akhirnya kita mau ikut upacara orang lain," kata Kunto Aji kepada Suara.com melalui pesan suara, Kamis (22/8/2024).
Permintaan tim Kunto Aji disambut baik oleh pihak SMAN 1 Semarang, hingga akhirnya sang penyanyi ditunjuk untuk membacakan teks pembukaan UUD.
Meskipun mendadak, namun Kunto Aji sukses membacakan teks pembukaan UUD dengan lancar. Suaranya lantang dan setiap kalimat dibacakan dengan jelas.
Dan rupanya, pelantun Pilu Membiru tersebut memang langganan menjadi petugas upacara saat masih sekolah dulu. Termasuk petugas pembaca teks Pembukaan UUD.
Jadi ini bukan suatu hal yang baru dan menyulitkan bagi Kunto.
"Jadi petugas upacara sebenarnya bukan hal yang baru sih. Maksudnya dulu pas zaman sekolah juga ikut baris-berbaris, paskibnya SMA pada saat itu. Terus jadi pembaca Undang-Undang sudah pernah. Jadi kondektor lagu Mengeningkan Cipta juga pernah. Jadi komandan upacara juga pernah gitu," ungkap Kunto.
"Jadi sudah pernah nyobain semua sih. Jadi sudah aman sebenarnya. Cuma tinggal ingat-ingat aja," sambungnya.
Baca Juga: Beda dari Artis Lain, Kunto Aji Malah Bagikan Momen Bertugas Jadi Anggota KPPS
Ini merupakan pengalaman yang menyenangkan bagi Kunto Aji. Dalam momen-momen yang dia bagikan ke Instagram, tampak penyanyi 37 tahun tersebut juga sukses membuat kaget para siswa SMAN 1 Semarang.
Berita Terkait
-
Kunto Aji dari Linmas TPS Jadi Petugas Upacara, Netizen: Ada Aja Gebrakannya
-
Dere Suguhkan Pertunjukan Hangat dan Penuh Kejutan di Pentas Rubik
-
Tertawan Puisi Sal Priadi Hingga Mantra Kunto Aji, Indahnya Romansa Satu Dekade Prambanan Jazz Festival
-
Kunto Aji dan Fanny Soegi Komentari Tarif Manggung Gilga Sahid: Kalah sama Dua Kata Lucu
-
Penonton Bakar Panggung Lentera Festival, Kunto Aji: Salah Sasaran, Mereka Juga Korban
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dikritik Pedas Soal Cokelat Premium, Aurel Hermansyah: Menurutku Itu Kasar
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu