Suara.com - Nama komedian Sule tiba-tiba menjadi trending topic di media sosial X.Diduga namanya ramai diperbincangkan setelah videonya lamanya saat menjadi bintang tamu podcast bersama Kiky Saputri kembali viral.
Dalam video tersebut, dibahas soal Raffi Ahmad yang tiba-tiba menawarkan Sule untuk menjadi seorang Walikota.
"Kemarin Raffi, di Depok apa Bekasi, Bekasi jadi walikota Bekasi. Raffi nelepon, 'Mau nggak jadi wakil walikota?'. Pagi-pagi jadi wakil walikota. Ngopi dulu ngapa," ujar Sule ke Kikt Saputri.
"Baru bangun Walikota. Kan bingung. Gimana kita jawabnya coba," sambung Sule.
Mertua penyanyi Mahalini itu mengaku bukan hanya Raffi Ahmad saja yang menawarkan Sule untuk jadi pemimpin daerah.
"Banyak. Walikota Cimahi, walikota mana lagi tuh pokoknya ada. Terus bupati. Banyak yang nelpon dapat arahan pak Dede Yusuf," jelas Sule.
Namun ajakan untuk menjadi politisi itu ditolak oleh Sule.
"Nggak lah pak," sambungnya.
Video yang diunggah pada 27 Agutus itu pun sampai saat ini masih menjadi perhatian. Bahkan komika, Pandji Pragiwaksono tidak ketinggalan memberi komentar.
Baca Juga: Nisya Ahmad Tolak Pengadilan Kunjungi Rumahnya Saat Proses Cerai, Ada Apa?
"Tampaknya Sule nggak ngeh, dia baru aja ngebuka sesuatu," tulisnya.
Komentar Pandji ini lah yang membuat Sule semakin ramai diperbingkan. Beberapa warganet langsung menyoroti peran seorang Raffi Ahmad.
"Di video ini saya 2 persepsi. Raffi Ahmad calo pemimpin daerah, Raffi Ahmad punya kuasa menentukan bakal calon pemimpin daerah. Kemudian muncul satu lagi pertanyaan. Apakah proses rekrutmen Marshel juga seperti itu," tulis pemilik akun @vindik***.
"Anehnya di negeri Konoha permainan politik dan uang kotornya dianggap rejeki yang tidak disangka-sangka. Itu lebih haram dari babi," sambung akun @ri***.
"Hati-hati kalau sudah kecebur susah keluar lagi, temen yang udah basah kuyup lagi nyoba cari temen biar nggak sendirian," tulis @jackjackp***.
"Sule ini nggak tahu itu lagi jujur atau karena keceplosan butuh validasi dari netizen bahwa dia itu pernah diajak juga ke politik, bukan Marshel aja," sambung akun @pakarintelek.
Berita Terkait
-
Nisya Ahmad Tolak Pengadilan Kunjungi Rumahnya Saat Proses Cerai, Ada Apa?
-
Serupa Tapi Tak Sama, Beda Kisah Pedih Raffi Ahmad dan Soimah Kerja dari SMP
-
Kesaksian Soimah Soal Kejamnya Dunia Televisi Sebelum Pilih Rehat Panjang dan Fokus Bercocok Tanam: Bunuh-bunuhan!
-
Kembali Ngomongin Politik, Raditya Dika Tak Mau Pilih Marshel Widianto
-
Keluarga Sule Dapat Julukan Baru Ini, Singgung Soal Dinasti yang Lagi Heboh
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Rey Mbayang Pasang Badan Usai Filmnya dengan Dinda Hauw Disebut Sepi Penonton
-
Sikap Bijak Kenny Austin ke Amanda Manopo di Tengah Tuduhan 'Hamil Anak Haram'
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Pavane, Film Debut Moon Sang Min di Netflix
-
Permintaannya Ditolak, Ammar Zoni Tetap Dikembalikan ke Nusakambangan Usai Sidang Selesai
-
Tampil di Ultraverse Festival, Bernadya Gugup Nyanyikan Lagu Baru
-
Jennifer Coppen Kecewa Eks Mertua Bahas Kamari Panggil Justin Hubner 'Papa' di TikTok
-
Irfan Hakim Pegang Kartu AS Denada Soal Ressa, Ogah Bocorkan Demi Netralitas
-
Mimi Peri Tolak Oplas Biar Cantik, Takut Bohongi Tuhan
-
Mengenal 4 Karakter Baru Bridgerton Season 4, Kunci Konflik Cinta Benedict
-
Curhat Pilu Nurul Akmal Hanya Diangkat PPPK Paruh Waktu: Apakah Aku Tidak Pantas?