Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari mantan artis cilik, Chikita Meidy. Dia dilaporkan ke ke pihak berwajib atas tuduhan pencemaran nama baik.
Uniknya orang yang melaporkan Chikita Meidy merupakan temannya sendiri, Shilda Oktavia Shilva.
"Kami melaporkan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh akun TikTok Chikita Meidy terhadap klien kami, Shilda Oktavia," ungkap kuasa hukum Shilda, Erik Hutajulung, saat ditemui awak media di Polda Metro Jaya, Kamis (12/9/2024).
Shilda membuat laporan tersebut bukan tanpa alasan. Dia dituduh sebagai penyebab kebangkrutan bisnis skincare milik Chikita. Namanya disebut dalam siaran langsung Chikita di TikTok.
"Pada 6 September, akun Chikita melakukan live yang diduga mencemarkan nama baik saya. Dia menyebut profesi saya dan menuduh saya menyebabkan kerugian pada bisnis skincare-nya serta menyebut saya sebagai dalang di balik kegagalan usahanya," ungkap Shilda yang ikut saat membuat laporan.
Awalnya, Chikita Meidy meminta Shilda membantu mempromosikan salah satu produk kecantikannya tanpa ada hitam di atas putih. Namun setelah berjalan lama, terlapor memilih menghentikan kerjasamanya dengan pelantun lagu 'Kuku Ku' itu.
"Sebelum 2018, kami berteman. Chikita meminta bantuan saya untuk mempromosikan krim wajahnya, tanpa ada perjanjian resmi. Setelah saya berhenti bekerja sama dengannya, dia mulai menuduh saya sebagai dalang kerugian bisnis tersebut," terang Shilda.
Merasa nama baiknya tercemar, Shilda pun memutuskan membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/5482/IX/2024/SPKT POLDA METRO JAYA pada 12 September 2024.
Chikita Meidy dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 27 A Juncto Pasal 45 Ayat (4) UU ITE, serta beberapa pasal dalam KUHP, yaitu Pasal 310, 311, dan 315 KUHP.
Baca Juga: Berat Badan Turun 91 Kilogram, Dewi Hughes 8 Tahun Tak Makan Nasi
Terkait ini, Chikita Meidy sendiri belum buka suara.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Ocehan, Chikita Meidy Juga Dikasih Kecoa Mati Saat Dibully
-
Sibuk Nyanyi dari Kecil, Chikita Meidy Sampai Boyong Guru Saat Tur
-
6 Kisah Perjalanan Karier Chikita Meidy, Berhenti Bernyanyi karena Dibully
-
Jejak Digital Chikita Meidy Pakai Sound Nagita Slavina Viral, Mau Terkenal Jatuhin Nama Gigi?
-
Tak Sanggup Dibully Artis Ini, Chikita Meidy Beberkan Alasan Mundur Jadi Penyanyi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat