Suara.com - Yati Surachman menjadi salah satu artis legendaris. Muncul di era 70-an, hingga saat ini ia pun masih eksis membintangi film.
Hal yang menarik kemudian saat Yati Surachman meluruskan informasi di Wikipedia. Bahwa tercatat, artis 67 tahun itu memulai karier di 1972 pada film Anjing-anjing Galak.
"Nggak, nggak pernah main," kata Yati Surachman kepada Suara.com ditemui di Kemang Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Tak hanya soal tahun, Yati Surachman juga merasa, film Buaya Gile yang dimainkan bersama Barry Prima, bukan terjadi pada 1974 seperti yang tertera di Wikipedia.
"Buaya Gile bukan 74, 7 berapa ya sama si Barry Prima itu.. 75," sebut Yati Surachman.
Yati Surachman juga mengatakan, film Putri Solo tidak muncul di 1974 seperti yang disebutkan Wikipedia.
"Iya (main di film Putri Solo) tapi bukan 74," ucapnya.
Debutnya hadir di 1975. Berawal saat Yati Surachman mendapat tawaran dari seorang wartawan bernama Simon PS.
"Aku kan suka nyanyi di Ancol, di Taman Irti. Terus difotoin sama wartawan dan ditanya, 'mau main film nggak?'" kenang Yati Surachman.
Baca Juga: Ulasan Film The Platform 2: Perjuangan Mencari Keadilan di Penjara Vertikal
Yati Surachman yang tak punya basic akting, memberanikan diri menerima tawaran tersebut. Ia kemudian datang ke Jakarta Timur dan syuting film Kisah Cinta.
"Aku pertama kali main 1975. Menjadi adik dari peran utama (di film Kisah Cinta)," tutur Yati Surachman.
Karena aktingnya dianggap mumpuni, Yati Surachman kembali bermain di film Inem Pelayan Seksi (1976). Namun perannya bukan sebagai bintang utama.
"Aku jadi anaknya Titiek Puspa," tandasnya.
Berita Terkait
-
Tayang Hari Ini, Film Pulau Hantu Simpan Ketegangan Saat Syuting di Tanjung Lesung
-
Ulasan Film On Fire, Kisah Survival dengan Perwatakan yang Gagal Berkembang
-
4 Rekomendasi Film Korea yang Dibintangi Jung Woo, Terbaru Ada Dirty Money
-
Ulasan Film Atlas, Jennifer Lopez Jadi Tentara yang Berburu Robot AI
-
Momen Baim Wong Tumpengan dan Bagi-Bagi Bonus ke Karyawan Dikritik: Padahal Baru Nangis-Nangis
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Konflik dengan Ibu Jalan Dua Tahun, Ratu Sofya Mulai Kelelahan
-
Adili Idola Edisi Pertama Tayang di Netflix: Ketika Fedi Nuril Dihajar Roasters Habis-habisan
-
Bukan Adegan Seks, Ratu Sofya Tolak Promosi Film karena Haknya Belum Dipenuhi
-
Ratu Sofya Bantah Somasi Ibunya Sendiri, Kronologi yang Dijelaskan di Luar Dugaan
-
Hera eks ART Diduga Bagikan Foto Anak-Anak Erin Taulany di FB Pro, Biar Dapat Cuan
-
Viral Istri Rutin Suntik KB Padahal Suami Pulang Setahun Sekali, Komentar Liar Bermunculan
-
Pengacara Klaim Rekaman CCTV Perlihatkan Tangan Erin Taulany Ditarik Paksa Hera eks ART
-
BURN: Trance Metal Karya Isyana Sarasvati Dobrak Arus Utama
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama