Suara.com - Pengacara Edward Akbar, Jundri R Berutu membahas soal ucapan Kimberly Ryder yang menyebut suaminya hanya memberi nafkah Rp2 juta per bulan selama mereka menikah.
Menurut Jundri, hal tersebut tidak benar. Bukan segitu jumlah nafkah yang diberikan Edward untuk Kimberly.
"Prosesnya kan masih berlangsung di pengadilan. Kami juga kurang etis juga kalau kita membuka di sini. Mas Edward juga punya hak untuk melakukan pembelaan melalui jawaban," kata Jundri R Berutu saat ditemui di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (18/10/2024).
"Kemudian melalui eksepsi, kemudian replik atau proses duplik, pembuktian. Jadi ya monggo-monggo saja kalau itu versi mereka. Tetapi kami sampaikan ya tidak tepat lah seperti itu," ucapnya menyambung.
Menurut Jundri, kliennya tidak mungkin hanya memberi uang Rp2 juta per bulan, sementara Kimberly dan anak-anaknya masih hidup dengan baik sampai saat ini.
"Logikanya kalau hanya Rp2 juta dari awal semestinya sudah tidak hidup itu keluarga, kira-kira begitu. Faktanya sampai sekarang berapa tahun itu keluarga? Bertahan kan? Baru kali ini aja (dimunculkan nafkah Rp2 juta)," kata dia.
Di sisi lain, Edward Akbar sendiri belum membuat klarifikasi soal jumlah nafkah sebenarnya yang dia berikan pada Kimberly Ryder selama mereka menikah.
Sebagai informasi, Kimberly Ryder melayangkan gugatan cerai terhadap Edward Akbar pada 12 Juli 2024 lalu. Setelah menjalani beberapa kali sidang mediasi, Kimberly bersikeras melanjutkan perceraiannya.
Di sidang cerai juga terungkap, salah satu alasan Kimberly Ryder bersikeras bercerai adalah karena tindak KDRT yang dia dapatkan dari Edward Akbar selama menikah.
Baca Juga: Edward Akbar Bantah Menyekap Kimberly Ryder, Malah Ngaku Korban Pengeroyokan
Kekinian, masalah makin panas usai Edward Akbar membuat aduan ke KPAI soal dugaan kekerasan pada anak yang dilakukan Kimberly Ryder.
Sebagai balasan, Kimberly Ryder juga melaporkan Edward Akbar ke Komnas Perempuan atas dugaan tindak KDRT yang dia dapat selama menikah.
Berita Terkait
-
Edward Akbar Bantah Menyekap Kimberly Ryder, Malah Ngaku Korban Pengeroyokan
-
Bantah KDRT, Edward Akbar Malah Sebut Kimberly Ryder Punya Perangai Kasar
-
Tengah Berproses Cerai, Kimberly Ryder Rencanakan Umrah: Banyak yang Perlu Didoakan
-
Ditanya Soal KDRT, Jawaban Edward Akbar Melantur
-
Edward Akbar Tampil di TV, Kimberly Ryder Beri Sindiran Menohok
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Arya Saloka Terang-terangan Goda Yasmin Napper di Medsos, Warganet Auto Heboh
-
Aksi Oknum Polisi Merokok Sambil Nyetir Viral, Ditegur Malah Ngeyel
-
Denise Chariesta Dikecam Lagi Usai Anaknya Gigit Briella dan Langsung Kabur Tanpa Minta Maaf
-
Tampil di OTW Pestapora, Fathia Izzati Deg-degan Nyanyi Lagu Mocca
-
Ari Bias Ungkap Royalti Musik Anjlok, Singgung Juga Gugatan Rp4,9 Miliar ke Agnez Mo
-
Rumahnya Terendam Banjir, Katon Bagaskara Ngadu ke Gubernur Jakarta: Tolong Pak Pram
-
Mocca Guncang Panggung OTW Pestapora, 'Bajak' Lagu Reality Club Sambil Rayakan Ultah Arina Ephipania
-
Safrie Ramadan Pacar Jule Minta Maaf Usai Jadikan Anak Na Daehoon Bahan Lelucon Konten Sensitif
-
Pergoki Suami VCS dengan Perempuan Lain, Clara Shinta Kini Konsumsi Obat dan Didampingi Psikiater
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'