Suara.com - Selain oleh tokoh publik, gaya ceramah Gus Miftah yang kerap menggunakan kata-kata kasar juga sempat disorot oleh seorang anak SMA.
Dalam sebuah acara pengajian, seorang anak SMA mempertanyakan motif Gus Miftah acap kali memakai diksi kasar ketika berceramah.
"Gus Miftah ini kan seorang kiai, nah prinsip Gus Miftah ini kok masih ngomong kasar ini gimana?" ujar siswa SMA.
Pada kesempatan itu, Gus Miftah sempat spontan melempar komedi sebelum memberikan jawaban. Menurut pemilik nama Miftaim An'am tersebut, dirinya sengaja berceramah memakai kata-kata kasar.
Suami Ning Astuti tersebut mengungkap, cara berceramah menggunakan diksi kasar mampu melipat jarak dengan jamaah dari kaum marginal.
"Soalnya yang saya hadapi, orang-orang seperti kamu. Tempat itu ada omongannya, omongan itu ada wadahnya. Kebiasaan saya ngomong agak gak enak, itu sengaja untuk membuat saya dekat dengan kaum-kaum marginal," ucap Gus Miftah.
Di samping mendekatkan jarak, Gus Miftah juga menilai berceramah memakai kata kasar dapat memberi nilai komedi sehingga diperhatikan jamaah.
"Salah satu kegagalan dakwah adalah adanya jarak antara kiai dengan jamaah. Saya punya konsep mentransfer value dengan dua cara, edukatif dan rekreatif," sambung Gus Miftah.
Cuplikan unggahan video detik-detik Gus Miftah mati kutu diskakmat anak SMA ini mendapat atensi sebanyak 2,4 juta jumlah tayangan.
Baca Juga: Cek Fakta: Prabowo Telepon Penjual Es Teh dan Minta Maaf, Benarkah?
"Pertanyaan dari gadis SMA kepada Gus Miftah," tulis akun @bocil_reserse48, ditilik pada Jumat (20/12/2024).
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Ternyata sudah ditegur sama anak SMA," tulis seorang netizen.
"Anak kecil aja paham, tapi kenapa kamu gak paham," kata netizen lain.
"Seharusnya seorang ustaz itu mencontahkan akhlak Rasul. Rasul gak pernah berkata kasar dan gak pernah memaki atau pun mencela," tutur netizen yang lainnya.
Berita Terkait
-
Beda Alasan Gus Miftah dan Habib Jafar Bolehkan Umat Islam Ucapkan Selamat Natal
-
Gus Miftah Pernah Bahas Tarif PSK vs Suara Rakyat, Netizen: Pengajian Kok...
-
Janggalnya Mobil Mewah 2 Miliar Diduga Milik Gus Miftah, Plat Nomornya kok...
-
Adab Gus Miftah dan Ustaz Maulana ke Istri: Bak Air dan Api!
-
Cek Fakta: Prabowo Telepon Penjual Es Teh dan Minta Maaf, Benarkah?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok