Suara.com - Pemain sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes memberikan respons atas keputusan PSSI yang memberhentikan Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Melalui Instagram Stories, Jay Idzes menuliskan ucapan terima kasihnya kepada pelatih Timnas tersebut.
Jay Idzes mengatakan jika dia begitu menghargai setiap kenangan yang telah dilalui bersama STY selama melatih Timnas.
“Pelatih, terima kasih atas kenangan yang kita buat bersama Timnas. Kita telah mengukir sejarah bersama dan saya menghargai setiap momen yang kita lalui,” kata Jay Idzes dikutip pada Senin (6/1/2025)
Pemain kelahiran Belanda yang berdarah Indonesia itu mengatakan bahwa apapun keputusan PSSI, hal itu merupakan keputusan yang terbaik yang bisa dilakukan untuk Indonesia.
“Meskipun dunia ini keras, saya percaya bahwa federasi akan selalu membuat keputusan berdasarkan apa yang dianggap terbaik bagi negara ini,” kata pemilik nama Jay Noah Idzes itu.
Di akhir unggahannya, pemain yang berposisi sebagai bek tengah dan bermain dalam klub Venezia itu mengimbau agar semua bisa bersatu untuk Timnas Indonesia.
“Mari kita semua bersatu dan berjuang untuk mimpi kita. Kita Garuda,” tutup Jay Idzes di akhir unggahannya.
Baca Juga: 3 Hal Ini Jadi Alasan PSSI Pilih Patrick Kluivert Jadi Pelatih Timnas Indonesia?
Unggahan Jay Idzes tersebut kemudian dibagikan ulang akun X @aingriwehuy dan menjadi viral.
“Hikssss jayadi sampe nulis panjang bener tumbeen,” komen akun @nfar***
“Masih ingat ada komentar yang bilang Jay gak suka sama taktik STY, mana sini maju lu yang bilang, itu udah liat sendiri kan gimana Jay sangat menghargai STY,” ujar akun @munk***
“Yang perlu diinget di italy baru jam 7 pagi. sunrise juga sekitaran jam segini, dan dia sempetin buat bikin sg,” komen akun @kapa***
Sebelumnya Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, mengumumkan pemberhentian STY sebagai pelatih Timnas Indonesia melalui konferensi pers siang ini.
Langkah tersebut menurut Erick Thohir diambil sebagai bahan evaluasi bagi PSSI agar bisa mencari pelatih yang bisa menerapkan strategi dan implementasi program yang lebih baik lagi bagi Timnas.
Berita Terkait
-
Deretan Artis Komentari Pemecatan Shin Tae Yong, Tantri Kotak Patah Hati
-
3 Pihak yang 'Bergembira' usai Shin Tae-yong Dipecat PSSI
-
Netizen Soroti Momen Erick Thohir Bareng Bung Towel: Gara-gara Ini STY Dipecat
-
Shin Tae-yong Resmi Dipecat PSSI, Meme Bung Towel Girang Ramai di X: Pengen Gue Toel..
-
Here We Go! PSSI Kontrak Patrick Kluivert 2 Tahun, Tapi..
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Penjelasan Ending Made In Korea, Lanjut Season 2?
-
Rieke Diah Pitaloka Emosi Bahas Kasus Aurelie Moeremans di DPR, Minta Diusut Serius
-
Chat Ammar Zoni Dibongkar, Minta Plastik Klip ke Pacar Diduga buat Narkoba
-
Nikita Willy Akui Pernah Minta Ganti Lawan Main, Benarkah Aurelie Moeremans?
-
Lagi Terseret Kasus Hukum, Suami Boiyen Tegaskan Sudah Bikin Perjanjian Pranikah
-
Ammar Zoni Desak Hakim Putar CCTV, Ada Bukti Video Polisi Bawa Alat Setrum Saat Interogasi
-
Ammar Zoni Ngaku Disuruh Bikin Surat Pengakuan Jual Narkoba di Rutan
-
Video Lawas Aurelie Moeremans Viral Lagi: Blak-blakan Soal Memar dan Ancaman dari Roby Tremonti
-
Fakta BAP, Ammar Zoni Disebut Jadi 'Gudang' Sabu di Rutan dengan Imbalan Upah Rp100 Ribu Per Gram
-
Penyidik Bantah Klaim Ammar Zoni Diintimidasi dan Dianiaya Saat Pemeriksaan di Lapas