Suara.com - Kontroversi pemasangan pagar laut di kawasan PIK 2, Tangerang dan kawasan Tarumajaya, Bekasi masih jadi sorotan. Banyak yang masih mencari tahu siapa pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan pagar tersebut.
Ragam spekulasi bukan cuma datang dari kalangan masyarakat maupun pengamat. Beberapa artis ikut menyumbangkan pendapat mereka terkait kontroversi pemasangan pagar laut di PIK 2 dan Bekasi.
Kekinian, Soleh Solihun ikut angkat bicara perihal kontroversi pemasangan pagar laut. Ia meyakini ada peran mafia di baliknya.
"Zaman sekarang, ternyata mafia tanah bukan cuma nyerobot dan magerin lahan di darat ya," tulis Soleh Solihun di X, Rabu (22/1/2025).
Pernyataan Soleh Solihun sukses memancing reaksi masyarakat. Banyak yang sependapat dengan Soleh, terkait dugaan campur tangan mafia di balik pemasangan pagar laut.
"Sudah di update, om. Menjadi mafia tanah dan laut," kata akun @Geusan.
"Mafia Tanah Air. Udah upgrade," timpal akun @watonsuloyo.
"Mafia selayaknya teknologi, berkembang sesuai zaman. Bisa jadi nanti magerin langit, setelah darat dan laut udah nggak ada yang bisa diserobot," keluh akun @IstMeUhtred.
Ada juga yang mengajak masyarakat mengingat bahwa masyarakat Betawi sudah memprediksi sejak lama soal pembatasan wilayah laut.
Baca Juga: PPN 12 Persen Disebut Cuma Buat Barang Mewah, Soleh Solihun Mengeluh Harga Galon Tetap Naik
"Dulu ada bercandaan orang Betawi soal kavling laut siapa yang punya. Eh, kejadian beneran, laut ada kavling-nya," ucap akun @sendiridulu.
Pemerintah sendiri sudah menyatakan sikap atas pemasangan pagar laut di PIK 2 dan Bekasi. Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan ke Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk mengusut tuntas kisruh pemasangan pagar laut.
Berita Terkait
-
Kiara Kritik Denda Pagar Laut Rp 18 Juta Per Km: Negara Tak Berdaya Hadapi Korporasi!
-
Siapa Nama Asli Aguan? Bos Sedayu Agung Group yang Dikaitkan dengan Pagar Laut Tangerang
-
263 HGB Pagar Laut Bisa Langsung Dibatalkan, BPN Investigasi Dugaan Cacat Administrasi
-
Tak Cuma di Tangerang dan Bekasi, Ratusan Pagar Laut Bertebaran di Batam hingga Surabaya
-
Beda Jauh Selera Mobil AHY vs Hadi Tjahjanto, Eks Menteri ATR Kompak Balik Badan soal HGB Pagar Laut?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD