Suara.com - Dokter Detektif atau Doktif menyikapi keluhan Dewi Perssik soal rating program Pagi Pagi Ambyar Trans TV yang tidak menunjukkan kenaikan usai mengundangnya sebagai bintang tamu pada 23 Januari lalu. Dengan bijak, Doktif menyebut masalah itu tidak perlu diperpanjang.
"Doktif rasa, sudah tidak perlu diberikan tanggapan apa pun ya," ujar Doktif di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/2/2025).
Kalaupun sempat membalas keluhan Dewi Perssik dengan membeberkan cerita bahwa ia cuma dibayar Rp1 juta untuk syuting program, Doktif hanya ingin membalas tindakan sang artis. Kini, Doktif tidak mau membicarakan masalah itu lagi.
"Kami punya spesifikasi sendiri-sendiri. Beliau dengan bidangnya, Doktif juga dengan bidangnya," kata Doktif.
Doktif juga sudah terbiasa menghadapi kritik pedas, bahkan sejak sebelum berhadapan dengan Dewi Perssik. Ia sama sekali tidak tersinggung dengan ungkapan Depe tempo hari.
"Biasa aja sih, nggak apa-apa. Doktif juga udah biasa," tutur Doktif.
Daripada memperpanjang masalah, Doktif memilih menasehati Dewi Perssik untuk tidak lagi membahas rating program televisi di ruang publk. Informasi semacam itu mestinya jadi rahasia stasiun televisi.
"Nah, kalau itu cukup disesalkan. Itu kan harusnya rahasia dapur sebuah stasiun televisi. Sebaiknya untuk rating tidak perlu diungkapkan ke publik lagi," ucap Doktif.
Sebelumnya diberitakan, Dewi Perssik mengeluh usai tim produksi Pagi Pagi Ambyar Trans TV mendatangkan Doktif sebagai bintang tamu. Awalnya, Depe sebagai salah satu host sempat berharap keviralan Doktif bisa ikut mendongkrak rating program.
Baca Juga: Laporan Diancam Shella Saukia Diproses, Doktif: Alhamdulillah, Terima Kasih Pak Kapolri
"Ternyata nggak bagus ratingnya, biasa aja," beber Dewi Perssik.
Dewi Perssik juga menyalahkan para buzzer sebagai pihak yang bertanggung jawab atas viralnya sosok Doktif di media sosial, yang mereka yakini sebagai pahlawan pemberantas skincare berbahaya.
"Berarti kan kerjaan buzzer ini," kata Depe.
Dewi Perssik sendiri menyatakan tidak ikut campur dalam urusan kegaduhan industri skincare. Ia cuma menyatakan dukungan untuk siapa saja yang bertindak serius dalam memberantas para mafia produk kecantikan.
Berita Terkait
-
Mau Jebloskan Shella Saukia ke Penjara, Dokter Detektif Bikin Laporan Tambahan ke Polisi
-
Bos Skincare Lapor Polisi Buntut Dugaan Pemerasan, Doktif: Aduh, Capek!
-
Doktif Ingatkan Shella Saukia Tak Mangkir Jika Dipanggil Polisi
-
Doktif Ngaku Tetap Pakai Topeng saat Diperiksa Polisi
-
Marshanda Ungkap Pernah Dekat dengan Musisi Inisial J, Rian Ibram Cs Melongo
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda