Suara.com - Hotman Paris kembali mengomentari aksi ricuh yang dilakukan Razman Arif Nasution dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Sebagai pelapor, Hotman Paris menilai sang rival mengamuk kepada majelis hakim lantaran ketakutan dipenjara.
"Dia (Razman) itu ketakutan, dia itu sudah sangat ketakutan masuk penjara. Dia kan terdakwa," kata Hotman Paris saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2025).
"Dia mau coba membalas, makanya dia paksakan, dia minta kepada hakim agar sidang terbuka. Dia sudah bawa akun-akun untuk live. Dia mau coba mempermalukan aku dengan membuka chat-chat saya dengan aspri saya," ucapnya menyambung.
Adapun Hotman Paris tetap tenang dan tak tersulut amukan Razman karena dia merasa lebih profesional daripada sang terdakwa. Pengacara 64 tahun itu juga percaya diri bahwa bukti-buktinya sebagai saksi cukup kuat.
"Begini lho, saya sudah 38 tahun jadi pengacara. Perkara yang lebih super berat saya sudah tengahin," tutur Hotman.
"Kalau cuma melawan Si Botak yang lehernya enggak nampak, apa takutnya gue gitu lho. Dia kan cuma bisanya kayak emak-emak. Dan yang kedua, karena memang posisi hukum saya sebagai saksi sangat kuat, ya," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Razman Arif Nasution protes dan mengamuk pada majelis hakim di dalam sidang, lantaran hakim memutuskan persidangan digelar tertutup untuk publik.
Razman tidak terima karena menurutnya, perkara yang sedang dijalaninya bukan soal pencabulan, melainkan kasus dugaan pencemaran nama baik.
Sang pengacara menduga ada unsur kesengajaan karena hadirnya Hotman Paris sebagai saksi korban dalam sidang.
Sebagaimana diketahui, Razman Arif Nasution menjadi terdakwa dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Hotman Paris pada 2022 lalu.
Hotman Paris merasa nama baiknya tercoreng usai dituduh melecehkan Iqlima Kim oleh Razman Arif Nasution.
Berita Terkait
-
Razman Arif Nasution Singgung Sikap Bar-Bar Nikita Mirzani Saat Sidang Usai Dipolisikan PN Jakarta Utara
-
Firdaus Oiwobo yang Naik Meja Ruang Sidang Ngaku Punya Gunung, Katanya Jatah Warisan
-
Hotman Paris Ingatkan Soal Kematian Usai Firdaus Oiwobo Ingin Jadi Ketua MA: Ada Musuh...
-
Hotman Paris Bongkar Alasan Razman Benci Dirinya, Seret Nama Dokter Richard Lee
-
Dianggap Bikin Sidang Ricuh, Razman Arif Nasution Tak Terima Dipolisikan Pengadilan Negeri Jakarta Utara
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Antara Generasi Sandwich dan Teror Pesugihan, Film Warung Pocong Soroti Sisi Gelap Cari Cuan Instan
-
Dedi Mulyadi Mendadak Minta Dicarikan Jodoh, Ekspresi Raffi Ahmad Tuai Sorotan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Liburan ke Raja Ampat Saat Lebaran dan Salat Ied di Kapal, Luna Maya Ungkap Makna Hari Raya
-
Viral Sosok Mirip Vidi Aldiano, Ternyata Egi Fazri Mantan Pacar Eva Manurung
-
Singgung Pengkhianat, Dewi Perssik Ikut Nimbrung Komentari Perceraian Angga Wijaya?
-
Dianggap Serba Bisa, Viral Damkar Tuban Diminta Siram Ladang Jagung
-
Momen di Balik Layar Prewedding Jennifer Coppen, Aura 'Kompeni' Justin Hubner Disorot
-
Adegan Merokok di Wahana Bermain Banjir Protes, The Jeblogs Tetap Nekat Rilis Video Klip Sebat Dulu
-
Hadiri Jamuan Negara, Carmen Hearts2Hearts Foto Bareng Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan