Suara.com - Kisruh soal royalti antara pencipta lagu dengan mereka yang mengedarkan tanpa membayar hak, masih terus bergaung.
Meskipun sudah ada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang mengatur alur royalti, nyatanya ini belum terasa cukup untuk mengakomodir masalah tersebut.
Lantas, bagaimana nasib salah satu pencipta lagu lawas Adjie Soetama? Apakah lelaki yang satu almamater dengan Fariz RM tersebut juga mendapatkan masalah karena royalti?
Kepada Suara.com, Adjie Soetama menerangkan, dirinya bersyukur masih mendapat royalti atas lagu-lagu yang diciptakan.
Sebab pencipta lagu 'Hip Hip Hura' tersebut menjadi anggota WAMI ( Wahana Musik Indonesia). Di mana ia merasa, aliran uang royaltinya jelas.
"Saya ada publisher," kata Adjie Soetama ditemui di Bintaro, Tangerang Selatan belum lama ini.
Ia melanjutkan, "Kalau ada yang pakai lagu saya, melalui publisher, website juga. Ada lagi kalau digital store seperti Spotify, masih dapat."
Adjie Soetama menegaskan, kesadaran dari penyelenggara menjadi salah satu faktor lancarnya royalti tersebut. Sebab jika mereka tidak melaporkan ke lembaga kolektif, maka pengurus tidak bisa mendeteksi lagu, lagu siapa saja yang dipakai.
"Kalau mereka nggak melaporkan, ya LMK kan nggak tau," jelas Adjie Soetama.
Baca Juga: Centil Banget, Vina Panduwinata Sapa Penonton di Konser 40 Tahun Berkarya: Apa Kabar Bestie?
Tapi Adjie Soetama tak mau memusingkan mereka yang tidak melaporkan. Satu kuncinya, bersyukur atas apa yang diterima saat ini.
"Saya nggak pernah mempermasalahkan masuknya berapa. Bersyukur aja, Alhamdulillah rezeki," pungkas Adjie Soetama.
Berita Terkait
-
Profil Adjie Soetama, Pencipta Banyak Hits yang Mulai Dilupakan Orang
-
Hangat dalam Dekapan Swara Prambanan 2024: Raisa Bersenandung, Roro Jonggrang Berdansa
-
Merayakan Tahun Baru, Raisa hingga Vina Panduwinata Bakal Manggung di Swara Prambanan
-
Debut Jadi Penyanyi, Ferencia Annabele Remake Lagu Cinta Milik Chrisye
-
Tampilkan Musisi Lintas Generasi, Begini Kemeriahan Jazz Gunung Burangrang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok