Suara.com - Keresahan terhadap perilaku anti kritik aparat dalam kasus band Sukatani bukan cuma diungkapkan sesama musisi saja. Pekerja seni dari bidang lain pun ikut bersuara menanggapi hal itu.
Darius Sinathrya jadi salah satu aktor yang ikut berkomentar. Kalau memang Polri enggan dikritik, suami Donna Agnesia ini menuntut bukti keseriusan mereka dalam bersih-bersih institusi dari oknum nakal.
"Kalau enggak mau dikritik, benahi institusinya, oknumnya. Bukan malah makin represif!," kata Darius Sinathrya di platform X, Jumat (21/2/2025).
Darius Sinathrya juga menyebut pelaku pembungkaman kritik tidak belajar dari kasus Yos Suprapto saat pameran lukisannya dibredel pada Desember 2024 lalu.
"Akhirnya malah jadi strategi S3 marketing baru, yang artinya enggak pernah belajar. Upaya pembungkaman itu sering berakhir viral!," kata Darius Sinathrya.
Cara penyelesaian konfliknya pun dianggap Darius Sinathrya masih sama seperti kasus sebelumnya. Mereka yang berwenang cuma mencari cara untuk menetralkan keadaan, tanpa ada upaya untuk meminta maaf.
"Akan selalu berakhir sama. Cari cara buat netralin situasi, bukan dengan berbenah," tutur Darius Sinathrya.
Namun, Darius Sinathrya masih optimis Polri bisa berubah. Tidak semua pengusung panji Tribrata bertindak zalim seperti yang sekarang viral.
"Masih ada orang-orang baik, termasuk yang berseragam. Walaupun masalahnya, ruang gerak mereka juga terbatas," ucap Darius Sinathrya.
Baca Juga: Siapa Anggota Band Sukatani? Ternyata Ini Profesi Aslinya Sehari-hari
Kasus Sukatani mendapat sorotan usai band punk asal Purbalingga itu meminta maaf ke Polri buntut lagu "Bayar Bayar Bayar" yang menyinggung praktek pungli yang dilakukan polisi. Tak berhenti di situ, mereka juga memutuskan menarik lagu viral itu dari platform musik digital.
Diduga, Sukatani mendapat tekanan dari kepolisian sebelum menyampaikan permintaan maaf dan menarik karya mereka dari peredaran. Hal itu membuat masyarakat marah dan menuding polisi sebagai biang pembungkaman kritik lewat karya seni.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pribadi sebenarnya tidak mempermasalahkan kritik yang Sukatani sampaikan lewat karya mereka. Malahan menurut Listyo, keresahan semacam itu bisa jadi acuan Polri untuk berkembang jadi institusi yang lebih baik.
Buntut dari itu, anggota polisi dari bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng melakukan pemeriksaan terhadap dua anggota polisi Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah yang diduga melakukan tindakan intimidasi terhadap dua personel Sukatani yakni Novi Citra Indriyati alias Twister Angel (vokal) dan Muhammad Syifa Al Lutfi alias Alectroguy (gitar).
Berita Terkait
-
Siapa Anggota Band Sukatani? Ternyata Ini Profesi Aslinya Sehari-hari
-
Mahfud MD Sebut Sukatani Tak Perlu Minta Maaf: Menciptakan Lagu Kritik adalah HAM
-
Sukatani dan Streisand Effect, dari Kontroversi Malah Jadi Makin Populer
-
Kemarin Lukisan Yos Suprapto Kini Lagu Sukatani Dibredel, DKJ: Ada Upaya Sistematis
-
Netizen Ngeluh Template Dukung Sukatani di Story Instagram Mendadak Hilang, Siapa Dalangnya?
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Ryan Adriandhy Ajak Rich Brian Kolaborasi Film Animasi, Respons Tak Terduga Bikin Heboh
-
Pilih Pakai Uang Pribadi, Sherly Tjoanda Tak Sentuh Anggaran Rias dan Kesehatan Senilai Rp548 Juta
-
Pamer ASI Kuning Pekat, Steffi Zamora Ungkap Rahasia Pola Makan Ibu Menyusui
-
Tren Selingkuh Lewat ChatGPT Bikin Heboh Netizen
-
Ramai di Medsos, Kiesha Alvaro Luruskan Narasi Soal Keterkaitan dengan Agama Lain
-
Video Lomba Cerdas Cermat MPR RI 2026 Jadi Kontroversi, Publik Sebut Juri Tidak Adil
-
Titik Terang Sengketa Aset Rachel Vennya dan Okin: Rumah Kemang Dijual Buat Lunasi Utang Nafkah Anak
-
Jawaban Sat Set Gubernur Sherly Tjoanda Selesaikan Masalah Warga Imbas Nikah Siri
-
Momen Nikahan Anak Soimah Dihadiri Tokoh Penting Indonesia, Netizen Kepo: Emang Ada Keturunan Raja?
-
Kronologi Guru Baru Mengajar 2 Minggu Gadaikan Laptop Murid, Video Dilabrak Keluarga Korban Viral