Suara.com - Uya Kuya menghadapi mafia tanah, serupa dengan Ashanty. Tanah warisan ayahnya, Nararya Sutrasno di kawasan Sawangan, Depok, tiba-tiba memiliki dua sertifikat.
Pertama, sertifikat tersebut tentu dipegang keluarga Uya Kuya. Satu lagi, berada di tangan orang lain yang tak diketahui suami Astrid Kuya tersebut.
"Saya bingung, kenapa negara ini? Kita punya sertifikat bisa dikuasai orang lain dan double, double," kata Uya Kuya ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan belum lama ini.
Uya Kuya menerangkan, tanah warisan ayahnya tersebut kini dikuasai pihak pengembang. Bahkan bisa sampai melayangkan tuntutan ke Badan Pertahanan Negara (BPN).
"Tanahnya sudah ada sertifikat hak milik, tiba-tiba dikuasai salah satu developer, gue lupa namanya," ucap Uya Kuya.
"Lucunya, mereka bisa menuntut BPN dan sebagainya," imbuh artis 49 tahun tersebut.
Maka dari itu, Uya Kuya yang juga merasa memiliki hak atas warisan ayahnya tersebut berupaya memperjuangkan.
"Janji saya adalah, saya akan mengurus kasus tanah bapak saya di Sawangan. Karena saya yakin, yang terlibat ada oknum-oknum," jelas Uya Kuya.
Perjuangan Uya Kuya ini bukan hanya untuk dirinya, tapi juga mereka yang bernasib sama.
Baca Juga: Beda Pendidikan Nafa Urbach vs Uya Kuya, Adab Bahas Huru-hara Skincare di Rapat DPR Jadi Buah Bibir
"Mafia, mafia apapun makin marak, jadi kita harus berantas dari negara tercinta ini," kata Uya Kuya.
Artis yang kini duduk sebagai wakil rakyat tersebut pun mengajak masyarakat untuk turut campur mewaspadai masalah ini.
"Kita harus berani bersuara. Kadang kita merasa bukan kita yang kena masalah, biarlah itu masalah orang lain," kata Uya Kuya.
"Tapi kalau suatu saat elu ada di permasalahan itu, siapa yang akan ada di belakang elu? Intinya sih gitu," imbuh Uya Kuya mengakhiri.
Berita Terkait
-
Uya Kuya Diintimidasi Gara-Gara Bertemu dr Reza Gladys dan Shella Saukia di Gedung DPR
-
Usai Pagar Laut, Menteri Nusron Wahid Ditantang Usut Mafia Tanah di Daerah Diduga Libatkan Konglomerat
-
Pengusaha H Alim Diduga Mafia Tanah Proyek Tol, Fotokopi HGU hingga Dokumen Rapat Disita Jaksa
-
Uya Kuya Tak Terima Dituduh Bantu Shella Saukia Ngadu ke DPR RI: Haram Buat Gue
-
Nikita Mirzani cs Dituding Bawa-Bawa Nama DPR dan BPOM Saat Memeras Bos-Bos Skincare
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan
-
Mengungkap Misteri Hilangnya Personel Band di Saranjana: Kota Ghaib, Malam Ini di ANTV
-
Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri
-
Raffi Ahmad Akuisisi Saham VISI Senilai Rp178 Miliar, Langsung Untung Rp1,7 Triliun