Suara.com - Di tengah ramainya isu Band Sukatani mendapat intimidasi karena menyanyikan lagu "Bayar Bayar Bayar", Rina Nose mengunggah video penampilannya sebagai vokalis band Methosa di Instagram.
Pada unggahannya itu, Rina Nose bersama personel band Methosa membawakan lagu "Bangun Orang Waras" yang berisi kritik sosial.
Salah satu potongan lirik lagu yang dibawakan Rina Nose dan diunggahnya di Instagram itu menyinggung soal kawasan hutan adat yang dijual dan dijadikan lahan sawit.
"Hutan adat itu rumah kami dijual. Kini ratusan tahun kami sudah di sini. Sekarang menjadi lahan sawit oligarki!" potongan lirik yang dinyanyikan Rina Nose dan diunggah di Instagramnya, Senin (24/2/2025).
Lirik lagu yang dilantunkan Rina Nose sebagai vokalis band Methosa ini lantas menjadi sorotan publik.
Sebab, netizen menilai liriknya tak jauh berbeda dengan liri lagu "Bayar Bayar Bayar" dari band Sukatani yang berisi kritik sosial.
Lirik lagu "Bangun Orang Waras" dari band Methosa ini justru mengajak masyarakat untuk kritis terhadap praktik-praktik buruk yang merugikan bangsa.
Lagu ini juga mendorong masyarakat untuk aktif mengawasi dan mengoreksi kinerja pemerintah.
Karena itu, netizen bertanya-tanya band Methosa bersama Rina Nose juga akan mendapatkan intimidasi yang sama seperti band Sukatani atau tidak.
Baca Juga: Lengkap! Kronologi Versi Nikita Mirzani Soal Dugaan Pemerasan ke Dokter Reza Gladys
Banyak pula yang meminta Rina Nose beserta kawan-kawannya untuk berhati-hati, bila mendapat intimidasi setelah mengunggah video tersebut di Instagram.
"Awas ada yang tersinggung teh, nanti rilis pula klarifikasi," kata @azzahra**.
"Coba kita lihat, apakah iontitusi terkait bisa mengintimidasi terhadap band Methosa ini? seperti yang dilakukan ke band lainnya," kata @fitriarta***.
"Awas teh nanti ada yang tersinggung terus disuruh minta maap," kata @arjun**.
"Jangan-jangan bentar lagi (disuruh) klarifikas," kata @k.sang**.
Berita Terkait
-
Melly Goeslaw Doakan Pemecatan Vokalis Band Sukatani Sebagai Guru: Pasti Banyak yang Menerima
-
Kontroversi Lagu 'Bayar Bayar Bayar' Band Sukatani, Melly Goeslaw Justru Puji Lirik yang Berisi Kritik
-
Alasan Novi Vokalis Band Sukatani Dipecat Jadi Guru Terungkap, Disebut Melanggar Kode Etik
-
Disindir Anggota DPR Soal Band Sukatani, Polri Tegaskan Tak Antikritik
-
Kapolri Ingin Jadikan Band Sukatani Sebagai Duta Polri Usai Kena Kritik dengan Kode 1312
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot
-
6 Rekomendasi Serum Flek Hitam Terbaik untuk Kulit Berminyak, Ringan dan Cepat Meresap