Suara.com - Fitri Salhuteru akhirnya ikut buka suara soal penetapan status tersangka ke Nikita Mirzani atas kasus pemerasan yang berujung penahanan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada Selasa (4/3/2025).
Mengawali kata-katanya, Fitri Salhuteru menyampaikan keprihatinannya ke Nikita Mirzani atas masalah hukum yang saat ini dihadapi.
"Sebagai yang pernah berteman dengan dia, aku turut prihatin dengan apa yang terjadi," ujar Fitri di kantornya kawasan BSD, Tangerang, Rabu (5/3/2025).
Fitri Salhuteru tidak kaget dengan fenomena dugaan pemerasan di tengah huru-hara industri skincare lokal. Sudah sejak beberapa bulan lalu, Fitri mendengar ada beberapa pengusaha yang terdampak kegaduhan itu.
"Kalau kaget sih nggak, karena informasi tentang huru-hara skincare ini sudah berlangsung berbulan-bulan. Saya dengar, beberapa owner sampai mengalami kebangkrutan imbas keributan di dunia maya itu," papar sang pengusaha.
Namun, Fitri Salhuteru tidak menyangka kalau salah satu pelaku yang diduga memeras pengusaha skincare adalah Nikita Mirzani.
"Saya mengenal Nikita itu tidak seperti itu. Kenapa sekarang jadi seperti ini?" tanya Fitri Salhuteru.
Bertahun-tahun mengenal Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru belum pernah melihat sang artis mencari uang dengan cara yang diduga melanggar hukum seperti sekarang.
Baca Juga: Isa Zega Girang Nikita Mirzani Ditahan: Itu Karma
"Ya mohon maaf, Nikita ucapannya memang suka tidak terbendung. Tapi bertahun-tahun saya mengenal Nikita, saya tidak mengenal Nikita yang sekarang," kata Fitri Salhuteru.
Kendati prihatin, Fitri Salhuteru melihat langkah Polda Metro Jaya mengungkap praktek pemerasan terhadap para pemilik skincare lokal yang melibatkan Nikita Mirzani sudah tepat. Tinggal ditunggu saja, siapa pihak-pihak di sekitar Nikita yang akan menyusul ibu tiga anak ke bui setelah ini.
"Saya yakin, dia tidak sendiri," ucap Fitri Salhuteru.
Nikita Mirzani jadi tersangka pemerasan bersama asistennya Mail Syahputra sejak pertengahan Februari 2025. Ia dilaporkan Dokter Reza Gladys pada 3 Desember 2024 atas dugaan pemerasan Rp4 miliar.
Sebelum ditahan, Nikita Mirzani dan Mail Syahputra dua kali absen dari pemeriksaan pada 20 Februari dan 3 Maret. Faktor kesibukan dan masalah kesehatan sempat jadi alasan Nikita menunda jadwal bertemu penyidik.
Nikita Mirzani dan Mail Syahputra dikenakan Pasal 27B ayat (2) dan Pasal 45 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2024 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara, serta Pasal 3, 4 dan 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman 20 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam