Suara.com - Ifan Seventeen sedang disorot terkait jabatan barunya sebagai Dirut PFN.
Jabatan yang disandang Ifan itu langsung menuai protes dari publik maupun pelaku sinema Tanah Air.
Bagaimana tidak, Ifan selama ini dikenal sebagai penyanyi. Satu-satunya film yang pernah diproduserinya adalah Kemarin (2020).
Sebelum Dirut PFN, Ifan Seventeen ternyata punya jabatan dan beberapa bisnis.
Simak sederet bisnis dan jabatan Ifan Seventeen berikut ini.
1. Ketua Bakominfo GEKRAFS
Berdasarkan bio di Instagram pribadinya, Ifan Seventeen menuliskan jabatannya sebagai Ketua Bakominfo DPP (Dewan Pimpinan Pusat) GEKRAFS.
Bakominfo merupakan singkatan dari Badan Komunikasi dan Informasi.
Sementara GEKRAFS adalah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional, sebuah wadah independen yang menjadi gerbong besar untuk pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.
Baca Juga: Jaksa Agung Absen di Acara Bareng Rektor di Istana, Kelakar Prabowo: Lagi Ngejar-ngejar Orang
GEKRAFS sudah genap berusia enam tahun pada Januari 2025 lalu.
Sandiaga Uno saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina GEKRAFS didampingi LaJa Lapian dan Dony Oskaria.
Prilly Latuconsina dan Tika eks T2 rupanya juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus GEKRAFS.
2. Wankar Bepro
Ifan Seventeen menjabat sebagai Dewan Karir (Wankar) Beyond Professional (Bepro).
Dengan semboyan "Kami Bepro, Kami Muda, Aktif, Berdampak", Bepro menjadi wadah bagi generasi muda untuk meraih cita-cita dan kemajuan Bangsa.
Sebelumnya Bepro merupakan singkatan dari Bersama Prabowo, wadah untuk relawan pemenangan Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2024.
Namun setelah Prabowo terpilih sebagai Presiden, Bepro bertransformasi dengan identitas baru untuk menjadi perkumpulan profesional muda Indonesia.
Perubahan itu disahkan pada 15 Juli 2024, tepat setahun dibentuknya Bepro versi relawan Prabowo.
Program pertama mereka adalah Bepro Academy untuk mencetak agen perubahan yang berkontribusi menciptakan masyarakat adil dan makmur.
Selain Ifan Seventeen, artis yang tergabung dalam Bepro adalah Fauzi Baadila.
3. iVolks Creative
Ifan Seventeen ternyata pemilik Perusahaan Penyiaran & Produksi Media bernama iVolks Creative.
Ifan berstatus sebagai Co-Founder iVolks Creative, sementara founder-nya adalah Satrio Pamungkas dan Erik Ferdian.
iVolks Creative memproduksi berbagai video seperti film, TVC, DVC, video klip, profil perusahaan, grafik gerak dan animasi, hingga dokumenter.
iVolks Creative juga melayani fotografi untuk komersial, kecantikan, atau korporat; serta creative digital marketing dan post house.
Proyek yang pernah dikerjakan iVolks Creative adalah MAXStream Original "Kau & Dia" yang sukses ditonton 3,5 juta.
Yang terbaru, iVolks Creative akan segera merilis film Yuyun The Movie kolaborasi dengan SMKN 1 Kota Sukabumi.
Video klip lagu "Pernah Disana" yang dibawakan Ifan Seventeen bersama Rizky Irmansyah pun diproduksi iVolks Creative.
4. D'KEYS MUSIC STUDIO
Dengan ketenarannya sebagai musisi, Ifan Seventeen membuka sebuah studio musik dan rekaman yang disewakan bernama D'KEYS MUSIC STUDIO.
Studio yang berlokasi di Jalan Kemang Selatan XII Nomor 1, Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan tersebut baru dibuka pada November 2024.
D'KEYS MUSIC STUDIO buka setiap hari kecuali Minggu pukul 10 pagi hingga 10 malam.
5. Dirut PFN
Terakhir dan yang sedang bikin heboh adalah ditunjuknya Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (Persero).
Hal itu dipastikan dengan sejumlah karangan bunga ucapan selamat di depan kantor PT PFN di Jatinegara, Jakarta Timur.
Gaji Ifan Seventeen di PFN diperkirakan sebesar Rp84 juta per bulan atau Rp1 miliar per tahun.
Perkiraan gaji itu berdasarkan liabilitas tidak lancar berupa utang gaji direksi sebesar Rp2 miliar pada 2023.
Sementara jajaran direksi PT PFN kala itu hanya terdiri dari Direktur Utama dan Direktur Produksi.
Itu dia sederet bisnis dan jabatan Ifan Seventeen termasuk Dirut PFN yang terbaru. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting
-
Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Ira Nandha Curhat Kena Penipuan Segitiga Saat Beli Emas Antam, Begini Kronologinya
-
Bantah Punya Pacar Baru, Desta Tak Rela Anak-Anak Punya Ibu Baru
-
'Gue Enggak Sanggup!' Jeritan Hati Ammar Zoni usai Dipindah ke Nusakambangan
-
Ayu Aulia Bongkar Hubungan Gelap dengan Bupati Inisial R: Hamil, Aborsi, Kehilangan Rahim
-
Nama Bayinya Dijadikan Lelucon, Alyssa Daguise Pasang Badan: Tolong Hargai, Gak Lucu!
-
Putus Asa, Warga Kalbar Minta Bantuan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Perbaiki Jalan
-
Shafeea Di-bully Akibat Postingan Terkait Maia, Ahmad Dhani: Mereka Dungu dan Pelacur Konten
-
Gus Thuba Deklarasikan Yakuza Maneges Gerakan Hijrah Pemuda Tersesat, Sederet Artis Berkomentar
-
Komentar Terbaik Netizen untuk Juri Blunder di Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Lucu Sekaligus Pedas
-
Chef Arnold Sentil Henny Maria soal Gelar Executive Chef: Pengalaman 22 Tahun Saya Kalah