Suara.com - Armand Maulana meluruskan kabar ia dan 28 penyanyi mengajukan permohonan uji materi UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Vokalis grup band GIGI ini menegaskan, dia dan kawan-kawan bukan menggugat, melainkan hendak menguji materi.
"Itu berita yang tersebar itu banyak yang salah. Bukan menggugat. Kita coba mengajukan permohonan uji materil kepada MK," kata Armand Maulana saat menjadi bintang tamu di live Tv One.
"Kita justru memberi permohonan untuk uji materi beberapa pasal yang ada di Undang Undang Hak Cipta," ujarnya lagi.
Menurut Armand dan para pemohon lainnya, ada beberapa pasal di dalam UU Hak Cipta yang membingungkan. Sehingga, mereka perlu penjelasan dari MK.
"Kita sebagai warga negera punya hak konstitusional untuk mempertanyakan atau meminta pertimbangan MK kepada sebuah undang-undang yang menurut kita tuh nggak jelas atau membingungkan," ujar Armand.
"Kan beda antara pengadilan dengan MK. kalau pengadilan ada kalah menang tapi kalau MK itu kita bertanya soal undang-undang," katanya lagi.
Apapun hasilnya nanti, Armand dkk akan menerima putusan MK.
"Kalau misalnya MK mengabulkan, ya sudah undang-undang itu akan berlaku ke semua orang. Dan kita juga bakal nurut sebagai warga negara," ujar Armand Maulana.
Baca Juga: 29 Penyanyi yang Gugat ke MK Ogah Didenda Bila Tak Izin Pencipta, Ahmad Dhani: Salah Pergaulan
Sebelumnya, sebanyak 29 penyanyi yang tergabung dalam VISI mengajukan permohonan uji materi UU Hak Cipta ke MK.
Permohonan uji materi UU Hak Cipta ini terdaftar dengan nomor 33/PUU/PAN.MK/AP3/03/2025 pada 7 Maret 2025 pukul 19.10 WIB.
Para musisi tersebut menilai sejumlah pasal dalam UU Hak Cipta menimbulkan ketidakjelasan dalam perizinan, mekanisme royalti, serta ancaman pidana.
Selain Armand Maulana beberapa musisi yang ikut dalam aksi tersebut adalah Ariel NOAH, Vina Panduwinata, Titi DJ, Judika, Bunga Citra Lestari (BCL), Rossa, Raisa, Nadin Amizah, Bernadya, Nino RAN, Vidi Aldiano, Afgan, Ruth Sahanaya, Yuni Shara, Fadly Padi, Ikang Fawzi, Andien, Dewi Gita, Hedi Yunus, Mario Ginanjar, Teddy Adhytia, David Bayu, Tantri Kotak, Arda Naff, Ghea Indrawari, Rendy Pandugo, Gamaliel, dan Mentari Novel.
Permohonan uji materi ini menyusul dimenangkannya Ari Bias melawan Agnez Mo dalam gugatan pelanggaran hak cipta. Hakim memerintahkan Agnez bayar denda Rp1,5 miliar karena terbukti menyanyikan lagu Bilang Saja ciptaan Ari di tiga titik.
Berita Terkait
-
29 Penyanyi yang Gugat ke MK Ogah Didenda Bila Tak Izin Pencipta, Ahmad Dhani: Salah Pergaulan
-
Ahmad Dhani Tertawakan Isi Gugatan VISI soal UU Hak Cipta, Nama Ari Lasso dan Agnez Mo Terseret
-
29 Musisi Gugat UU Hak Cipta, Ahmad Dhani: Akibat Salah Bergaul
-
Tak Diajak Gabung ke VISI yang Diisi Armand Maulana hingga BCL, Anji: Mungkin Aku Kurang Terkenal
-
Kontroversi Lagu 'Bayar Bayar Bayar' Band Sukatani, Melly Goeslaw Justru Puji Lirik yang Berisi Kritik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim