Suara.com - Sosok peselancar longboard wanita bernama Flora Christin menuai sorotan usai aksinya mengenakan kebaya saat berselancar viral di media sosial.
Wanita asal Sumatera Utara yang kini menetap di Bali itu memperlihatkan bakatnya menaklukan ombak dengan selancar yang dikendalikannya dengan sangat piawai.
Aksi Flora yang mengenakan kebaya saat berselancar itu seolah tidak membatasi ruang geraknya.
Dia terlihat lincah dan bisa menguasai ombak yang sangat cepat.
Tubuh Flora terlihat mengikuti ke mana arah ombak membawanya, ia juga mampu menjaga keseimbangannya hingga tidak terjatuh saat berada di atas selancar.
Penasaran seperti apa aksi Flora Christin yang berselancar mengenakan kebaya? Berikut adalah potretnya.
1. Mulai Berselancar Sejak Usia 25 Tahun
Melansir Honey Combers, Flora Christin dulunya merupakan seorang pekerja kantoran di Jakarta.
Pada 2016 lalu ia memutuskan untuk pindah ke Canggu, Bali, yang menjadi tempat impiannya sejak kecil.
Di tempat tinggalnya yang baru itu Flora mulai menekuni selancar dan resmi menjadi karier-nya sejak saat itu.
Baca Juga: Mengenal Flora Christin: Peselancar Longboard Indonesia yang Kenakan Kebaya di atas Ombak
Ia memulai kariernya saat berusia 25 tahun. Peselancar wanita itu tak percaya bahwa hobinya itu bisa menjadi sumber penghasilannya.
2. Harapan untuk Wanita Indonesia
Totalitas dalam menjalankan kariernya sebagai peselancar, Flora mengatakan bahwa ia memiliki mimpi untuk melihat wanita di luar sana bisa menjadi seperti dirinya.
“Mimpiku adalah membantu lebih banyak orang meraih mimpinya, khususnya wanita Indonesia. Aku ingin melihat lebih banyak wanita sepertiku: kuat, mandiri, dan bebas,” tulis Flora.
3. Prestasi
Flora tidak menyangka bahwa beselancar bisa membawanya berkeliling Asia untuk mengikuti berbagai kompetisi.
Beberapa prestasi yang sempat ditorehkannya adalah: Juara 1 Khao Lak Surf Festival 2023 (Women's Longboard), Peringkat ke-2 Canggu Surf Fest 2021, Peringkat ke-2 South Coast Single 2022, Peringkat ke-4 International Surfing Open 2023.
Namun setelah menjalaninya selama beberapa tahun, Flora memutuskan untuk tidak lagi mengikuti berbagai kompetisi, kini ia memilih untuk menjadi peselancar bebas.
4. Membantu Sesama dari Berselancar
Flora mengungkapkan kesannya selama menjalani karier sebagai peselancar.
Menurutnya, berselancar bisa mengubah hidup sepenuhnya. Ia juga telah mencapai banyak hal dari berselancar.
Flora bahkan tidak pernah menyangka bahwa berselancar bisa membuatnya menjadi salah satu orang yang bisa bermanfaat untuk hidup orang lain.
Pada 2018 lalu, Flora sempat ikut serta dalam proyek amal di Lombok usai gempa bumi yang terjadi di kawasan tersebut.
Dari penghasilan yang didapatkannya dari berselancar, ia bisa membantu membangun lebih dari 200 rumah sementara.
Tidak sampai di situ, karena kepopulerannya di dunia selancar, pengikutnya di media sosial semakin bertambah.
Hal itu kemudian dimanfaatkannya untuk menggalang dana dan bisa disalurkan bagi pihak-pihak yang membutuhkan bantuan.
5. Bersama Sahabat
Memutuskan tinggal di Bali yang banyak memiliki pantai, Flora terbukti bisa mengeksplor kemampuannya berselancar.
Ia juga memiliki beberapa teman lainnya yang sama-sama menggeluti hobi berselancar.
Meski bakat berselancarnya sudah diakui dunia, Flora tetap mengagumi beberapa nama peselancar lokal yang menjadi idolanya.
Di antaranya adalah Ady Candy, Ayok Canggu, dan Komang Widarm yang disebutnya sebagai peselancar lokal yang hebat.
6. Berselancar Mengenakan Kebaya
Aksi Flora yang berselancar dengan mengenakan kebaya itu menuai sorotan. Berbagai pujian dilontarkan untuk peselancar wanita itu.
“Sumpah kacauuu, keren kak keren banget! nanti pakai baju se-nusanatara kak, bikin videography-nya, keren sih asli,” kata akun @aten***
“Keren banget sih ini, melokal” komen akun @g_han***
“Ternyata gak mesti bikini-an y, bisa tetep slayy,” ujar akun @dytu***
“Speechless banget saking kerennya,” ujar akun @love***
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Mengenal Flora Christin: Peselancar Longboard Indonesia yang Kenakan Kebaya di atas Ombak
-
Profil Bronson Meydi, Peselancar Asal Sumbawa Cetak Sejarah Jadi Juara Dunia Junior WSL
-
Profil Rio Waida: Surfer Muda Indonesia Harus Balik Kanan di Olimpiade Paris 2024
-
Berjuang Melawan Maut, Peselancar Australia Berhasil Rebut Kakinya dari Gigitan Hiu Putih Raksasa
-
Lolos ke Olimpiade 2024 Paris, Rio Waida: Ini Sangat Luar Biasa
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Stranger Things: The First Shadow Bakal Dibuat Versi Film
-
Knetz Sindir Fans Asia Tenggara Kecoa, SEAblings Balas Pakai Bukti Duet Feby Putri dan LOCO
-
Tak Takut Film Action Gagal, Nico Rosto Siapkan Ramuan Khusus untuk Film Jangan Seperti Bapak
-
Bangun Ekosistem Olahraga, Rezky Aditya dan Dimas Seto Resmikan Monarch Padel di 5 Lokasi
-
Sinopsis Love O'Clock, Kisah Romantis Pertukaran Jiwa Shin Hae Sun dan Na In Woo
-
Ini Alasan dr Tirta Terus Tekan Mohan Hazian Tanpa Ampun hingga Akhirnya Mengaku
-
Anak Bakar Ibu Kandung Karena Tak Diberi Rp39 Juta buat Bayar Utang
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Review Film Jangan Seperti Bapak: Drama Keluarga Berbalut Laga yang Sarat Pesan, Meski Ada Catatan
-
L.A Confidential: Skandal Korup di Balik Gemerlap Hollywood 1950-an, Malam Ini di Trans TV