Suara.com - Penyanyi Ifan Seventeen akhirnya menjawab keraguan-keraguan sejumlah pihak terkait kapabilitasnya sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), perusahaan BUMN yang bergerak di bidang perfilman Tanah Air.
Menurut vokalis band Seventeen itu, tugas pokok dan fungsi dari seorang direktur utama sebenarnya tidak memerlukan keahlian dalam industri film.
Hal itu dijelaskan penyanyi bernama asli Riefian Fajarsyah dalam sebuah postingan di Instagramnya yang dikutip pada Sabtu (22/3/2025).
"Ifan Seventeen Tidak Sadar Diri," bunyi tema yang dibahas oleh pria 42 tahun itu di postingannya.
"Sesuai dengan tupoksinya, sejatinya seorang direktur utama bukan hanya jabatan untuk seorang expertis di bidang tersebut. Tapi sebaliknya, harus mempunyai keahlian yang sifatnya di bidang managerial dan strategic," ujar Ifan Seventeen.
Semua soft skill tersebut diperlukan untuk membangun tim yang lebih hebat ke depannya. Seorang pemimpin juga harus bisa menentukan road map dalam mencapai Key Performance Indicator atau KPI.
"Mampu membangun tim yang hebat, menentukan road map dalam mencapai KPI, berkomunikasi dengan pihak eksternal dan menentukan arah perusahaan ke depannya," kata pelantun "Hal Terindah" ini.
Ifan Seventeen pun memberikan contoh bagaimana seorang dirut, dalam banyak bidang, bekerja dan menjalankan tugasnya.
"Sebagai contoh: dirut di rumah sakit tidaklah harus seorang dokter, tapi wajib di kelilingi para dokter yang ahli untuk bidang jasa yang memang jadi ranahnya," imbuhnya lebih lanjut.
Baca Juga: Seminggu Jadi Dirut PFN, Ifan Seventeen Bongkar Aib Perusahaan: Potong Gaji hingga Utang Menumpuk
Direktur Utama PFN sebelum diemban oleh dirinya dipegang oleh seseorang yang latar belakangnya bukan sineas atau pelaku di industri film. Mantan Dirut PFN justru dari bidang telekomunikasi.
"Sebagai informasi, sebelum saya, (Dirut PFN) berasal dari dunia telekomunikasi, lalu dirut sebelumnya lagi berasal dari dunia minyak dan gas, bahkan tidak ada kaitannya sama sekali dengan industri kreatif," ucapnya.
Ifan menambahkan, "Tapi sebaliknya, Pak Dwi (mantan Dirut persis sebelum saya) dapat memimpin dan menjalankan PFN dengan sangat luar biasa. Bahkan, dengan segala keterbatasan yang ada, beliau mampu, bukan hanya membuat PFN terus hidup, tapi sedikit menerangi PFN dari keadaan yang sangat gelap."
Ifan Seventeen pun akhirnya mengungkapkan bahwa dirinya memiliki pengalaman di bidang tersebut sebanyak dua kali. Dia juga memiliki latar belakang pendidikan di bidang manajemen.
Menurut sang musisi, pengalaman-pengalamannya itu sangat cukup sebagai bekal sebagai pemimpin PFN.
"Berbekal pengalaman menjadidirektur utama di dua perusahaan di bidang kretaif dan rumah produksi, gelar sarjana manajemen, pernah menyutradarai tiga klip Seventeen," ungkapnya menyebutkan pengalaman-pengalamannya.
Berita Terkait
-
Seminggu Jadi Dirut PFN, Ifan Seventeen Bongkar Aib Perusahaan: Potong Gaji hingga Utang Menumpuk
-
Ifan Seventeen Bertemu Garin Nugroho, Bahas Amanah Direktur Utama PFN di Tahun Kecemasan
-
Gandhi Fernando Tantang Ifan Seventeen Jawab Soal Distribusi Film: Politiknya Cuma Bagi-Bagi Jatah
-
Sinopsis Kau & Dia, Diduga Film Karya Ifan Seventeen yang Diklaim Paling Laku di OTT Pemerintah
-
Potret Ifan Seventeen Rayakan Ulang Tahun di Tengah Kontroversi Jabatan Dirut PT PFN
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ulasan Novel The Good Neighbor, Sisi Gelap Tetangga yang Baik Hati
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, Polusi PM2.5 Capai Level Tidak Sehat
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
Hanya 20 Unit Terios Special Edition dan New Sigra Resmi Meluncur di GIIAS 2026
-
JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!