Suara.com - Bupati Indramayu Lucky Hakim akhirnya buka suara soal liburannya ke Jepang yang menuai sorotan publik.
Lucky Hakim sebelumnya menjadi perbincangan usai terciduk pelesiran ke Jepang bersama keluarganya di momen Lebaran.
Siapa sangka ternyata aksi Bupati Indramayu itu kini berbuntut panjang. Ia bahkan terancam mendapatkan sanksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas perbuatannya.
Lantas, bagaimana kronologi awal Lucky Hakim terciduk liburan ke Jepang hingga terancam mendapatkan sanksi dari Kemendagri? berikut informasinya.
Lucky Hakim kena tegur Dedi Mulyadi
Disindir Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Mulanya Bupati Indramayu tersebut diketahui tengah menghabiskan liburan Lebaran bersama keluarganya di Jepang.
Momen liburan Lucky Hakim itu lalu disorot oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Melalui media sosialnya, Dedi Mulyadi mengunggah momen saat Bupati Indramayu itu tengah berada di Jepang.
Dalam keterangan di unggahannya tersebut, gubernur Jawa Barat itu mengucapkan selamat liburan bernada sindiran.
Baca Juga: Hari Ini Dipanggil, Bima Arya Ungkap Pasal Larangan ke Luar Negeri: Lucky Hakim Terancam Nonjob?
Dedi Mulyadi juga memperingati agar sang bupati bisa meminta izin sebelum liburan ke luar negeri.
“Selamat berlibur Pak Lucky Hakim. Nanti kalau ke Jepang lagi, bilang dulu ya," tulis Dedi dalam unggahannya itu
Unggahan Dedi Mulyadi tersebut lalu menjadi viral dan sukses mendapatkan perhatian masyarakat di media sosial.
Dipanggil Kemendagri
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto memanggil Lucky Hakim buntut aksi sang bupati yang pelesiran ke luar negeri baru-baru ini.
Berita Terkait
-
4 Tempat Wisata Favorit Indramayu, Dedi Mulyadi Minta Lucky Hakim Ajak Anak Main di Daerah Sendiri
-
Adu Riwayat Karier Lucky Hakim dan Syaefudin: Mantan Pesinetron vs Eks Anggota Dewan
-
Lucky Hakim Mengaku Salah usai Terciduk Liburan ke Jepang Tanpa Izin
-
Profil-Kekayaan Syaefudin: Calon Pengganti Lucky Hakim Jika Diberhentikan gegara Pelesiran ke Jepang
-
Hitung-hitungan Gaji Lucky Hakim, Bupati Indramayu Keciduk Liburan ke Jepang Tanpa Izin
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap