Suara.com - Ada momen menarik di tengah proses pemakaman Titiek Puspa di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat siang (11/4/2025) tadi.
Keluarga memilih lahan pemakaman Titiek Puspa di komplek pejuang kemerdekaan, yang bersebelahan dengan makam Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta.
Ide pemilihan makam datang dari anak-anak Titiek Puspa, sebagai wujud penghargaan atas jasa sang ibu yang pernah dianugerahi Satya Lencana Wira Karya.
"Ada diskusi khusus dengan adik saya, dan dia maunya di sini. Tahun 1997, memang negara dalam hal ini melalui Setneg, menyematkan Satya Lencana Wira Karya kepada Titiek Puspa. Waktu itu yang menyematkan adalah Setneg Moerdiono, itu ada di Google," papar putri sulung Titiek Puspa, Petty Tunjungsari usai pemakaman.
"Kami menjaga harkat martabat Titiek Puspa yang diperoleh individu dengan keringat dan air mata. Dia itu pejuang keluarga, dia pejuang kemanusiaan," lanjutnya.
Titiek Puspa sendiri sebenarnya meminta untuk dimakamkan di dekat kedua orang tuanya di Temanggung, Jawa Tengah.
"Waktu tanggal 24 (Maret) itu, dia tiba-tiba bilang, 'Kalau meninggal nanti, dimakamkannya di dekat makam bapak-ibu aku di Temanggung ya'," kisah Petty Tunjungsari.
Untungnya, Titiek Puspa meralat sendiri permintaan soal dimakamkan di dekat pusara kedua orang tuanya.
"Aku terdiam pas tiba-tiba beliau ngomong gitu. Tapi terus dia bilang, 'Kejauhan ya kalau di Temanggung?'," tutur Petty Tunjungsari, menirukan kata-kata Titiek Puspa kala itu.
Baca Juga: Jokowi Kenang Momen Disuruh-suruh Titiek Puspa: Menteri Saja Gak Ada yang Berani
Petty Tunjungsari pun juga sempat meyakinkan Titiek Puspa bahwa memilih makam di luar Jakarta bukan ide yang bagus.
"Bukan aku aja yang kejauhan, fans mama juga kejauhan, aku bilang gitu. Mama kan bukan hanya milik keluarga, tapi juga milik Indonesia. Kalau di Temanggung, nyusahin kan? 'Oh iya ya,' kata mama," jelas Petty Tunjungsari.
Sebagai informasi, Titiek Puspa sempat pingsan di tengah kegiatan syuting di kantor Trans TV pada 26 Maret, sebelum dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan mengalami pendarahan otak.
Tim dokter langsung mengambil tindakan operasi di hari yang sama, setelah Titiek Puspa dipastikan mengalami pendarahan otak di kepala sebelah kiri.
Sampai tiga hari setelah operasi, tidak ditemukan masalah dari hasil pemeriksaan Titiek Puspa. Bahkan, operasi untuk mengobati pendarahan otaknya terbilang sukses besar.
"Hari pertama, kedua, ketiga, masalah operasi itu berjalan dengan baik dan termasuk sukses," papar Petty Tunjungsari, beberapa jam sebelum sang ibu berpulang.
Berita Terkait
-
Penghormatan Terakhir untuk Titiek Puspa: Karya Legendarisnya Bakal Diabadikan Sebagai Warisan Budaya?
-
Kata Keluarga Soal Rencana Penetapan Warisan Budaya Atas Karya Titiek Puspa
-
Sosok Zainal Ardi, Eks Suami Titiek Puspa Punya Profesi Tak Kalah Moncer dari Mus Mualim
-
Cerita Titiek Puspa dan Baju Kuning Kepodang yang Sempat Tak Disukai Anne Avantie
-
Rahasia Awet Muda Titiek Puspa: Bukan Operasi Plastik, Tapi Terbukti Secara Medis
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan