Terkait laporan dari pihak Paula yang menyeret nama hakim ke Komisi Yudisial (KY), Fahmi memberikan respons tegas.
Ia menilai upaya tersebut tidak relevan jika tujuannya hanya karena tidak puas dengan hasil putusan.
"Kalau ada keberatan terhadap isi putusan, tempatnya adalah di pengadilan tingkat banding, bukan KY. KY itu fokus pada etik dan integritas hakim, bukan soal konten putusan. Dari awal sampai akhir saya mengikuti, tidak ada pelanggaran etika yang saya lihat," ujar Fahmi.
Saat disinggung mengenai tudingan bahwa Baim menyebarkan rekaman suara yang diduga menjatuhkan Paula, Fahmi memilih untuk tidak memberikan komentar. Menurutnya, isu tersebut tidak relevan dengan substansi putusan pengadilan.
“Saya tidak akan menanggapi hal-hal di luar putusan. Yang menjadi pijakan hukum kita saat ini adalah isi dari putusan pengadilan. Di situlah letak kebenaran hukum yang sesungguhnya,” katanya menegaskan.
Fahmi juga menyampaikan bahwa kondisi Baim saat ini dalam keadaan baik dan tetap berkomitmen mengikuti proses hukum yang berlaku.
“Alhamdulillah, Baim sehat walafiat. Dia percaya proses ini akan membawa keadilan, dan sekarang kita sedang menunggu hasil banding,” katanya.
Mengenai pengasuhan anak, Fahmi menyatakan bahwa saat ini pengasuhan dilakukan secara bergilir dua Minggu antara kedua orang tua.
Namun, dengan adanya banding, ketentuan tersebut masih bersifat sementara dan belum berkekuatan hukum tetap.
Baca Juga: Pengacara Baim Wong: Aduan Paula Verhoeven ke KY Salah Alamat
“Status pengasuhan anak masih bisa berubah karena belum inkrah. Jadi kita tunggu hasil banding seperti apa nanti,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pengacara Baim Wong: Aduan Paula Verhoeven ke KY Salah Alamat
-
Lempar Senyum, Paula Verhoeven Adukan Kasusnya ke Komnas Perempuan
-
Paula Verhoeven Kembali Kumpul Bareng Geng Cendol Usai Cerai dari Baim Wong, Disambut Pelukan Hangat
-
Susul Paula Verhoeven, Baim Wong Ikut Ajukan Banding atas Putusan Cerai
-
Resmi Cerai, Paula Verhoeven Ogah Beri Ucapan Ulang Tahun Buat Baim Wong
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Intip Detail Gaun dan Makeup Ranty Maria saat Pemberkatan Nikah di Bali: Glam in White!
-
Sering Dikirim Kopi, Tissa Biani Bongkar Sifat Dermawan Lucky Element yang Jarang Diketahui Publik
-
Bikin Element Mandiri, Jasa Besar Lucky Widja di Band Diungkap Sahabat
-
Kasus Penggelapan eks Admin Fuji Naik Sidik, Terungkap Ada Dugaan Sindikat Karyawan
-
Pihak Kepolisian Usut Kematian Lula Lahfah dengan Scientific Investigation
-
Sinopsis Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Saat Dendam Lebih Kuat dari Iman
-
Keanu AGL Bongkar Sifat Asli Lula Lahfah: Tulus, Gak Milih-Milih Teman
-
Mischa Chandrawinata Sentil Mantan Arafah Rianti yang Nyesel Kasih Tas Mahal: Bukan Laki-Laki
-
Film Thriller Lawas Terbaik Malam Ini di Trans TV: Ini Alasan Copycat (1995) Wajib Ditonton
-
Spider-Man (2002): Mahakarya Sam Raimi yang Mengubah Wajah Sinema Superhero, Malam Ini di Trans TV