Suara.com - Pandji Pragiwaksono menyinggung Deddy Corbuzier saat berbincang dengan Baskara Putra di konten "Skakmat".
Dalam konten yang tayang pada Rabu, 14 Mei 2025, Pandji Pragiwaksono dan Baskara Putra membicarakan berbagai isu-isu terkini soal pemerintahan.
Salah satunya mengenai RUU Polri yang membuat Baskara Putra cukup resah karena ditakutkan tak lagi ada ruang bebas untuk berpendapat terutama di internet.
"Bahwa bakal ada kewenangan lebih untuk polisi juga mengatur.. internet itu akan dianggap ruang publik yang mereka punya yurisdiksi untuk mengatur," jelas Baskara kepada Pandji soal RUU Polri.
"Artinya misalnya kalau video ini nggak disukain, bisa secara legal mereka nge-take down karena muatannya," tambah pria yang juga dikenal dengan nama panggung Hindia tersebut.
Sebagai seniman, Baskara Putra melihat RUU Polri jadi tak ada bedanya dengan upaya sensor terhadap karya dengan kacamata subjektif sebuah instansi.
"Gua tidak suka dengan muatan undang-undang yang kesannya di saat ada kritikan, dibilang bertentangan dengan kepentingan negara, ya dimatiin aja gitu," tutur Baskara.
"Terutama sebagai seniman ya. Gue merasa itu sensor yang berubah bentuk aja," tegasnya.
Baca Juga: Sempat Dikritik, Cara Review Tasyi Athasyia Justru Dapat Pujian dari Deddy Corbuzier
Menanggapi informasi yang diketahui Baskara Putra soal UU Polri, Pandji Pragiwaksono lantas menyinggung Deddy Corbuzier.
Sahabat Pandji Pragiwaksono yang kini berstatus sebagai Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pertahanan (Menhan) di bidang Komunikasi Sosial dan Publik itu jadi terlihat tak berguna.
"Sia-sia banget punya Deddy Corbuzier (sebagai stafsus) ya!" ledek Pandji Pragiwaksono.
"Maksud gue, buat apa coba dunia internet dengan mas-mas berotot seperti itu, yang berada di pemerintahan, tapi terus longgar," tambahnya.
Sikap Deddy Corbuzier yang membela Makan Bergizi Gratis (MBG) pun disinggung Pandji Pragiwaksono.
Menurut Pandji Pragiwaksono, Deddy Corbuzier seharusnya lebih fokus kepada RUU Polri yang mengancam konten-konten YouTube miliknya pula.
Berita Terkait
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Pakar: Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Salah Alamat, Ini Alasannya!
-
Soal Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Garin Nugroho Singgung Mental Kerdil Hadapi Kritik
-
Kritik Tanpa Filter: Menakar Getirnya Realitas di Balik Tawa Mens Rea
-
Kriminalisasi Tawa: Menakar Kebebasan Berekspresi di Balik Kasus Mens Rea
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Aulia Sarah Jadi Bidan Ketiban Sial, Film Sengkolo Petaka Satu Suro Kuras Emosi
-
Kaitan Buku Broken Strings Aurelie Moeremans dengan Isu Child Grooming yang Seret Nama Aliando
-
Sinopsis Catch Me If You Can: Drama Kriminal di Netflix yang Masih Layak Dinikmati di 2026
-
Killerman: Liam Hemsworth Jadi Pencuci Uang Amnesia dan Diburu Polisi Korup, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Tarung Sarung di Vidio: Pertarungan Harga Diri dan Cinta dalam Tradisi Budaya
-
Bloodshot Malam Ini: Vin Diesel Bangkit dari Kematian dan Jadi Robot dengan Kekutan Super
-
Mantan Mertua Koar-Koar, Spil Cucunya Saksikan Perzinaan Inara Rusli di Rumah
-
Review Film Papa Zola: The Movie, Ketika Sosok Ayah Jadi Pahlawan di Dunia Game
-
Mimpi Jadi Puteri Indonesia Kandas karena Keinginan Pacar: Kisah Kelam Aurelie Moeremans Terungkap
-
Usai Baca Buku Aurelie Moeremans, Feni Rose Ungkap Penyesalan