Pandangan mengenai hukum perempuan mengantar jenazah sampai ke liang lahat kerap dibicarakan para pemuka agama di Indonesia.
Dalam kitab imam An-Nawawi, hadis bersumber dari Ummu Atiyah yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim menyatakan bahwa perempuan dilarang Rasulullah untuk mengantar orang meninggal ke makam.
Namun larangan itu tidak tegas, bukan berarti perempuan yang mengantarkan jenazah sampai ke liang lahad akan berdosa alias haram.
Perempuan juga dilarang mengantarkan jenazah ke liang lahad karena faktor psikologis.
Biasanya perempuan lebih rentan bersedih sehingga perlu pendampingan khusus apabila ingin ikut ke makam.
Mayoritas ulama lantas memutuskan bahwa hukum perempuan mengiringi jenazah adalah makruh tanzih.
Dikutip dari Kitab Ibanatul Ahkam, Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki menyatakan sebagai berikut.
"Rasulullah SAW yang bersifat amar makruf dan nahi mungkar melarang kami. Larangan ini bersifat tanzih (makruh yang menyalahi keutamaan) menurut mayoritas ulama."
Selain berdasarkan hadis, dilarangnya perempuan ke makam mempertimbangkan munculnya perasaan takut dan sedih saat melihat jenazah dimasukkan ke liang kubur.
Baca Juga: Momen Langka Ibrahim Assegaf Tampil di TV, Ungkap Fakta Mengejutkan Tentang Najwa Shihab
Para perempuan juga diharapkan tidak bercampur baur dan berdesak-desakan dengan laki-laki dalam sebuah prosesi pemakaman.
Bercampur baurnya laki-laki dan perempuan dalam pemakaman-lah yang sebenarnya diharamkan.
Imam al-Bukhari dalam buku Fikih Sunnah Wanita pun melarang perempuan membawa jenazah.
Dalam sebuah bab, ditegaskan bahwa: "Laki-laki yang membawa jenazah, bukan wanita."
Faktor perempuan yang tidak kuat secara fisik membawa keranda jenazah menjadi poin utama.
Hanya saja yang lebih dikhawatirkan, busana para perempuan bisa tersingkap, serta kemungkinan jeritan saat membawa atau meletakkan jenazah.
Berita Terkait
-
Momen Langka Ibrahim Assegaf Tampil di TV, Ungkap Fakta Mengejutkan Tentang Najwa Shihab
-
'Harapan Terakhir' Ibrahim Assegaf, Najwa Shihab Diminta Belajar Nyetir Hingga Tak Takut Matahari
-
Ketegaran Najwa Shihab Antar Kepergian Suami Tuai Sorotan: Netizen Sebut Belum Sadar seperti Mimpi
-
Sebelum Suami Meninggal Dunia, Najwa Shihab Bahas Soal Cinta yang Tak Terpisahkan Maut
-
Alasan Najwa Shihab Sempat Absen dari Publik Karena Kondisi Almarhum Suami?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada
-
Daftar Pemain The King's Warden, Film Korea Terlaris Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini
-
Royalti Anjlok ke Rp25 Juta, Rhoma Irama Sentil Kinerja LMKN
-
Lucinta Luna Balik Jadi Perempuan saat ke Korea, Tampil Maskulin Cuma Prank?
-
Tak Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mulia Pak Tarno Tetap Ngamen Sulap Meski Terkena Stroke
-
Terpidana Doni Salmanan Diduga Keluyuran di Mal, Istri Klarifikasi Isu Harta Tak Disita
-
Buntut Kekecewaan Zaskia Adya Mecca, Pengadilan Militer Klarifikasi Tunda Persidangan
-
Sinopsis Drakor As You Stood By di Netflix: Perlawanan Korban KDRT, Isu Lokal Masyarakat Indonesia