Tak hanya soal foto, kehadiran Syahrini di Cannes juga memicu kontroversi terkait penghargaan yang diterimanya.
Pencipta jargon "maju mundur cantik" memperoleh penghargaan Outstanding Achievement in Entertainment, Influence, & Global Cultural Impact dari UNESCO, dalam acara bertajuk Listen to Her Parole.
Namun, klaim tersebut dibantah langsung oleh kantor regional UNESCO di Jakarta.
Dalam pernyataannya, UNESCO menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut.
Listen to Her Parole yang disebutkan oleh Syahrini bukan bagian dari program resmi mereka.
Guila Clara Kessous, seniman asal Prancis yang berstatus sebagai UNESCO Artist for Peace, memang hadir dalam acara tersebut.
Namun UNESCO menegaskan bahwa kehadirannya bersifat pribadi dan tidak mewakili organisasi secara resmi.
Penghargaan yang diterima Syahrini ternyata berasal dari United Society Council (USC).
Organisasi independen tersebut memiliki misi untuk memperkuat suara perempuan, namun tidak berafiliasi resmi dengan UNESCO.
USC memberikan penghargaan kepada Syahrini atas kontribusinya dalam bidang sosial dan pelestarian budaya, seperti mendukung anak yatim dan program bantuan bencana.
Baca Juga: Film Lorong Kost Produksi Indonesia Dibawa ke Cannes
Meski begitu, skeptisisme publik belum juga reda. Banyak netizen yang menuduh Syahrini membeli tiket VIP atau akses karpet merah dari pihak ketiga.
Alasannya karena dia bukan bagian dari delegasi film resmi Indonesia. Menanggapi hal ini, aktris senior Christine Hakim angkat bicara.
Dia menjelaskan bahwa Cannes bukan semata-mata festival film, tapi juga mencakup banyak agenda lainnya seperti acara amal dan penghargaan non-film.
Christine membela Syahrini dengan menyatakan bahwa kehadirannya sah karena diundang untuk menerima penghargaan dari USC, bukan menyusup atau "nebeng" seperti yang dituduhkan sebagian publik.
Tak hanya itu, Syahrini juga sempat menjadi bahan pergunjingan karena membaca teks pidato dalam bahasa Inggris saat menerima penghargaan.
Menanggapi kritikan tersebut, dia menyebut bahwa Angelina Jolie pun melakukan hal serupa.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Those Who Wish Me Dead Malam Ini: Angelina Jolie Terjebak dalam Kepungan Api dan Pembunuh
-
Suara Syahrini Dinilai Beda Tampil di Pernikahan Kerabat, Diminta Setop Nyanyi
-
Putri Angelina Jolie Debut di MV Baru Dayoung, Terpilih Tanpa Privilege
-
Angelina Jolie Bagikan Surat dari Perempuan di Gaza, Ingin Dunia Tak Lepaskan Perhatian
-
Bukan Cuma Isu! King Nassar Akui Ipar Syahrini Cocok Jadi Pasangan, Ini Alasannya
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Konflik dengan Ibu Jalan Dua Tahun, Ratu Sofya Mulai Kelelahan
-
Adili Idola Edisi Pertama Tayang di Netflix: Ketika Fedi Nuril Dihajar Roasters Habis-habisan
-
Bukan Adegan Seks, Ratu Sofya Tolak Promosi Film karena Haknya Belum Dipenuhi
-
Ratu Sofya Bantah Somasi Ibunya Sendiri, Kronologi yang Dijelaskan di Luar Dugaan
-
Hera eks ART Diduga Bagikan Foto Anak-Anak Erin Taulany di FB Pro, Biar Dapat Cuan
-
Viral Istri Rutin Suntik KB Padahal Suami Pulang Setahun Sekali, Komentar Liar Bermunculan
-
Pengacara Klaim Rekaman CCTV Perlihatkan Tangan Erin Taulany Ditarik Paksa Hera eks ART
-
BURN: Trance Metal Karya Isyana Sarasvati Dobrak Arus Utama
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama