Suara.com - Salah satu highlight dalam perayaan 20 tahun Java Jazz Festival (JJF) kali ini adalah penampilan Sing A Long dalam rangka mengenang mendiang penyanyi Titiek Puspa.
Perhelatan tersebut digelar di hari kedua Java Jazz Festival 2025 pada Sabtu, 31 Mei 2025 di Teh Botol Sosro Hall, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara.
Lagu-lagu hits sang legenda dinyanyikan dengan berbagai aransemen oleh para penyanyi lintas generasi. Mereka adalah Kris Dayanti, Danilla, Bilal Indrajaya, hingga Adikara.
Penampilan dibuka oleh Adikara yang membawakan lagu Permisi. Suara berat penyanyi 24 tahun tersebut menambah nuansa klasik tembang tersebut.
Setelah itu, dia mempersilakan Danilla naik ke atas panggung. Danilla membawakan lagu Jatuh Cinta dengan ciri khasnya yang lembut dan manis.
Penyanyi selanjutnya ialah Bilal Indrajaya. Dia membawakan lagu Kupu-Kupu Malam. Gaya ballad yang dibawakan Bilal sukses menghanyutkan ribuan penonton dalam nostalgia.
Adikara lalu kembali naik ke atas panggung. Kali ini dia membawakan lagu Cinta. Selanjutnya, Bilal kembali bernyanyi dengan lagu Bing. Danilla menjadi penampil selanjutnya lewat lagu Bimbi.
Kris Dayanti tampil terakhir. Kehadirannya di atas panggung langsung disambut riuh tepuk tangan penonton.
"Terima kasih Java Jazz karena sudah menghadirkan kami di sini untuk membawakan lagu-lagu Mami Titiek Puspa," kata Kris Dayanti dari atas panggung jelang bernyanyi.
Baca Juga: Mimpi Jadi Kenyataan, Nyoman Paul Tampil Perdana di Java Jazz Festival 2025
"I think she's gonna be smiling in heaven (Titiek pasti akan tersenyum di surga), pasti karena tepuk tangan teman-teman semua," ucapnya menyambung disambut teriakan gemuruh penonton.
Kris Dayanti lalu membawakan lagu ikonik Marilah Kemari. Nyanyian sang diva bak menyembuhkan rindu para penggemar setia Titiek Puspa.
Dia juga membawakan lagu Gang Kelinci. Kris Dayanti sempat takjub mengingat Titiek Puspa bisa melahirkan karya yang unik dan inspiratif layaknya lagu tersebut.
Penyanyi 50 tahun tersebut menyebut momen itu sebagai penghormatan untuk salah satu tokoh musik perempuan terbesar Indonesia.
Kris Dayanti lalu memanggil para penyanyi lainnya naik ke atas panggung. Penonton pun diajak berdansa lewat tembang Dansa Yo Dansa dan bernyanyi bersama dengan lagu Apanya Dong.
Sebagai informasi, Java Jazz Festival 2025 digelar dalam tiga hari, mulai 30 hingga 31 Mei 2025 dan 1 Juni 2025.
Berita Terkait
-
Kris Dayanti Perdana Tampil di Java Jazz Festival Hingga Kenang Buka Jalan Penyanyi di Malaysia
-
Kenang Titiek Puspa, Java Jazz Festival Gelar Tribute Spesial
-
Natasya Elvira Bawa Magis di Java Jazz Festival 2025
-
Kris Dayanti Bawa Nostalgia di Java Jazz Festival 2025
-
Keren Abis, Balawan Mainkan Gitar 9 Neck Saat Kolaborasi Bareng Jakarta Drumschool All Stars
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
6 Cara Mengakali Salah Shade Bedak agar Tetap Menyatu dengan Warna Kulit
-
Dedemit Kepala Putus yang Menyamar Menjadi Penjual Bakso Keliling
-
Shin Tae-yong Dilaporkan Kena Sanksi Berat KFA Terkait Dugaan Tindak Kekerasan
-
Charger Lokal Pertama Berteknologi Pengatur Tegangan Presis, Ini Bisa Jadi Solusi Overheat iPhone 17
-
Perang Meluas, 2 Nadi Minyak Dunia Jadi Arena Terbang Rudal dan Bom Drone
-
8 Weton Balungan Sugih Apa Saja? Ini Daftar Menurut Primbon Jawa dan Maknanya
-
Kegiatan Usaha PFII Pakai Dolar AS, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah di Tengah Pelemahan
-
Apa Tema Resmi HUT ke-81 RI Tahun 2026? Ini Makna dan Link Download Logo
-
Soal Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dirjen Pajak Minta Publik Tak Perlu Perbesar Isu
-
Kapan Puncak Kejayaan Weton Selasa Legi? Cek Bocoran Usia Emas dan Garis Rezeki di Sini!