Suara.com - Belum usai kontroversi soal program pelatihan militer bagi anak-anak nakal, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali membuat gebrakan baru yang menuai sorotan publik.
Lewat sebuah video yang viral di media sosial, Dedi mengumumkan pemberlakuan jam malam bagi anak-anak sekolah di Jawa Barat.
Programnya kali ini kembali menuai pro dan kontar dari warganet. Banyak yang setuju, namun ada juga yang tidak setuju dengan usulan tersebut.
Lantas seperti apa fakta program jam malam yang diberlakukan Dedi Mulyadi di kawasan Jawa Barat? Berikut ulasannya.
1. Anak Sekolah Wajib di Rumah Jam 9 Malam
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa mulai sekarang, seluruh anak sekolah di Jawa Barat wajib berada di rumah pada pukul 21.00 WIB. Instruksi ini berlaku untuk seluruh siswa dari jenjang SD hingga SMA.
“Jam 9 anak sekolah sudah harus ada di rumahnya,” tegas Dedi dalam video yang diunggah di salah satu akun gosip Instagram.
2. Ada Pengecualian Tertentu
Meskipun terkesan ketat, Dedi memberikan sejumlah pengecualian. Anak-anak diperbolehkan keluar rumah malam hari hanya jika bersama orang tua, sedang membantu perekonomian keluarga, atau dalam keadaan darurat kesehatan.
“Kecuali pergi sama orangtuanya, ada yang sakit, atau dia bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” jelasnya.
3. Ancaman kepada Kepala Dinas Pendidikan
Baca Juga: Denny Cagur Kritik Dedi Mulyadi: Jangan Jadikan Barak Militer Satu-satunya Solusi
Dedi menunjukkan komitmennya terhadap kebijakan ini dengan memberi ultimatum kepada kepala dinas pendidikan. Jika terjadi kasus kriminal yang melibatkan siswa di atas jam 9 malam, ia menyatakan kepala dinas setempat harus siap mengundurkan diri.
“Kalau ini terjadi, kepala dinasnya mundur. Saya tidak main-main,” ancam Dedi.
4. Aturan Resmi Lewat Surat Edaran
Pemberlakuan jam malam ini bukan sekadar wacana. Dedi telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Jabar Nomor 51/PA.03/Disdik yang mewajibkan seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat mengikuti instruksi tersebut.
Surat ini juga mendorong koordinasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa agar kebijakan bisa dijalankan secara merata dan efektif.
5. Pemprov Tak Akan Bantu Pelajar Bandel
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melepaskan tanggung jawab terhadap pelajar yang melanggar aturan jam malam dan terlibat kenakalan remaja, seperti tawuran atau kekerasan.
Berita Terkait
-
Denny Cagur Kritik Dedi Mulyadi: Jangan Jadikan Barak Militer Satu-satunya Solusi
-
Cuek Disapa Warga Saat Sepedaan, Dedi Mulyadi Akui Memang Sombong Saat Pagi Hari
-
Dialog dengan Ibu Ditinggal Suami Terganggu, Dedi Mulyadi Ngamuk Gegara Bendera
-
Dedi Mulyadi Temui Suporter Persikas yang Teriakkan Yel-yel: Mau Demo Bupati atau Gubernur?
-
Aturan Jam Malam Pelajar di Bogor Masih Buram, Disdik Ungkap Kendalanya
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Sinopsis Teach You a Lesson, 'Pawang' Siswa Nakal Turun Gunung, Baru Mendarat di Netflix
-
Hati Betrand Peto Hancur, Pasang Badan Bela Ruben Onsu usai Dihina Sarwendah: Ayah Bukan Bencong!
-
Denny Sumargo Kaget Lihat Perkembangan Anak, Bisa Diajak Komunikasi Dua Arah Meski Belum Dua Tahun
-
Sinopsis Esok Tanpa Ibu: Ketika Sosok Ibu Digantikan AI, Lagi Merajai Netflix
-
Sinopsis The Irishman: Kisah Nyata Pembunuh Bayaran Mafia Legendaris, Masih Tayang di Netflix
-
Dari Wattpad ke WeTV: Kisah Samuel yang Dinanti 21 Juta Pembaca Akhirnya Tayang
-
Netizen Geram, Pria Viral 'Joget Cuan' Rp6 Juta/Hari Terlihat Lagi di Agenda Program MBG
-
Parodi Permintaan Maaf Sarwendah Viral di Media Sosial: Isinya Jauh Lebih Jujur
-
Diperiksa Polisi Terkait Kasus Umrah Hanania, Keanu AGL: Saya Tidak Terima Uang!
-
Pesona Nastasya Shine: Rahasia Tetap Glowing dan Awet Muda di Tengah Kesibukan Mengurus 3 Anak