Sontak saja ucapan itu semakin membuat Pandji gelisah.
Pada momen tersebut Pandji membuat pengakuan, bahwa satu-satunya alasan ia mau diajak naik gunung adalah karena Dzawin yang mengundangnya.
“Gua kasih tahu sama yang nonton. Satu-satunya patokan gua adalah karena Dzawin yang ngajak, kalau orang lain yang ngajak, gua gak akan mau,” ujar Pandji.
Kepercayaan Pandji pada Dzawin membuatnya merasa aman, meskipun tempat yang dituju cukup menyeramkan.
Namun ucapan Dzawin soal mitos-mitos dan hal-hal menyeramkan lainnya membuat Pandji kepikiran.
“Tapi karena Dzawin, justru gua ngerasa aman, tapi kenapa gua harus ada pesan-pesan terakhir,” tutur komika 46 tahun itu.
“Gua enggak ada bilang sama istri dan anak gua kalau gua ke Gunung Kawi. Gua takut mereka khawatir,” katanya melanjutkan.
Akhirnya tiba waktunya pendakian. Dzawin memberikan tips penting untuk menghadapi kemungkinan gangguan-gangguan mistis yang mungkin dialami selama pendakian.
“Jadi aturan pertama bang, jadi ingat ya. Kalau lu ngelihat sesuatu, merasakan sesuatu, mendengar sesuatu, apapun itu cerita lah langsung,” katanya.
Baca Juga: Jakarta Tutup Tur 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Bakal Jadi Acara Komedi Terbesar di Asia Tenggara
Kemudian, untuk menambah semangat, komika lulusan pesantren itu membuat sebuah motto untuk tim pendakian tersebut.
“Kita motto dulu bang. Mottonya adalah berangkat bareng, pulang bareng, dan hilang bareng,” ujar Dzawin.
Alih-alih semangat, motto tersebut malah membuat Pandji tambah tegang.
“Tapi itu kan kayak ngedoain gitu. Optimis gitu,” protes mantan penyiar radio itu.
Meski awalnya panik, pengalaman mendaki Gunung Kawi bersama Dzawin menjadi kisah tak terlupakan bagi Pandji.
Juri Stand Up Comedian Indonesia (SUCI) itu perlahan bisa menikmati pendakian dengan diselingi candaan khas komika.
Kisah pendakian Pandji tersebut juga diunggah melalui kanal YouTube pribadinya dan sudah ditonton sebanyak 1,3 juta kali.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Bikin Kaget, Sandiaga Uno Blak-blakan ke Pandji Pragiwaksono Soal Anggaran Kementerian
-
Pandji Pragiwaksono Bilang Dont jinx it soal Ade Armado Puji Gibran, Apa Maksudnya?
-
Pandji Pragiwaksono Sebut Sia-Sia Deddy Corbuzier Berada di Pemerintahan: Eh Cahyadi!
-
Jumbo Sukses Besar, Pandji Pragiwaksono Spill Soal Ada Anak Bangsa yang Bakal Direct Animasi Pixar
-
Pandji Pragiwaksono Jadi Korban AI Buat Promosi Judi Online
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis