Empat karakter dalam film Kembang Api tersebut diperankan Donny Damara, Marsha Timothy, Ringgo Agus Rahman, dan Hanggini.
4. Ketika Berhenti di Sini (2023)
Film Ketika Berhenti di Sini menghadirkan Dita yang berduka karena sang kekasih, Ed, meninggal dunia.
Dalam keadaan terpuruk dan ingin bangkit dengan bantuan Ifan sahabat kecilnya, Dita menemukan kacamata canggih yang mampu menghadirkan kembali sosok Ed dalam bentuk virtual.
Awalnya hanya untuk menghilangkan duka, lama-lama kacamata itu membuat Dita melupakan realita.
Dita diperankan Prilly Latuconsina, Bryan Domani sebagai Ed, serta Ifan dibintangi Refal Hady.
5. Bolehkah Sekali Saja Kumenangis (2024)
Karakter Tari dalam film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis mengalami trauma akan sifat temperamen sang ayah.
Ketika sang kakak kabur dari rumah, Tari memilih menetap demi melindungi sang ibunda meski dengan menyimpan sejumlah luka batin.
Suatu hari Tari menemukan sebuah grup yang anggotanya saling menguatkan. Grup itulah yang mempertemukan Tari dengan Baskara hingga saling jatuh cinta.
Baskara diperankan Pradikta Wicaksono, sementara Prilly Latuconsina sebagai Tari.
Baca Juga: 6 Drakor Terpopuler di Netflix Awal Juni 2025, Mercy for None Unggul
6. Sehidup Semati (2024)
Film Sehidup Semati mengisahkan Renata yang dihantui rasa takut akan perselingkuhan sang suami, Edwin.
Renata semakin tertekan karena lingkungan sekitar, terutama sang ibunda, menuntut kesempurnaan dalam rumah tangganya.
Lantas sebuah teror misterius muncul seolah ingin menghancurkan rumah tangganya yang tampak sempurna itu.
Karakter Renata diperakan Laura Basuki, sementara Ario Bayu sebagai Edwin.
7. A Normal Woman (2025)
Film A Normal Woman yang baru akan tayang bulan Juli nanti mengisahkan tentang kehidupan seorang ibu sosialita.
Suatu hari, ia menderita penyakit misterius yang membuatnya sangat terpuruk.
Perasaan terasing dari tubuhnya dan penolakan dari orang-orang terdekat karena penyakitnya membuat ia mulai menyabotase diri.
Sosok ibu sosialita dalam film A Normal Woman akan diperankan Marissa Anita.
Itu dia rekomendasi film Indonesia tentang kesehatan mental tayang di Netflix yang sayang untuk dilewatkan.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir
-
Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026
-
Menelisik Lebih Dalam Series Human Vapor, Bisakah Korban Disebut Monster?
-
Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih