Suara.com - Penasihat Ahli Kapolri Irjen (Purn) Aryanto Sutadi dan pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin terlibat adu argumen di program bertajuk "Indonesia Kita" yang ditayangkan di Garuda TV.
Pada saat itu mereka tengah membahas kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Jokowi yang masih menjadi pemberitaan hangat.
Mulanya diskusi tersebut masih terbilang kondusif. Namun beberapa saat kemudian, debat sengit mulai terlihat.
Hal itu bermula saat pengacara Roy Suryo membahas soal tidak adanya pasal provokasi dalam kasus tersebut.
Dengan intonasi suara yang mulai meninggi, Ahmad Khozinudin memaparkan argumennya.
“Beliau katakan ada pasal provokasi, saya sudah katakan di sebuah media Pak Aryanto jangan ulangi itu, itu bohong. Nggak ada pasal provokasi di Polda Metro Jaya, ini tadi barusan saya dengar lagi, ulangi lagi pasal provakasi,” kata Ahmad Khozinudin dikutip pada Jumat, 13 Juni 2025.
Mendengar pernyataan kuasa hukum Roy Suryo tersebut, Aryanto Sutadi mencoba memotong pembicaraan dan memberikan argumennya.
Ia berusaha memberikan bantahan soal pernyataan yang dilontarkan pengacara Roy Suryo tersebut. Ia pun meminta kesempatan untuk berbicara.
“Anda dengarin dulu ya,” ujarnya.
Baca Juga: Bikin Kaget, Sandiaga Uno Blak-blakan ke Pandji Pragiwaksono Soal Anggaran Kementerian
Tak memberikan kesempatan Aryanto untuk berbicara, pengacara Roy Suryo malah terus menekan dengan argumennya.
“Pelapornya itu tidak pernah mengadukan ada provokasi, pelapornya Saudara Jokowi,” ujar Ahmad Khozinudin.
Merasa kesal, Aryanto berteriak “Diam!” kepada Ahmad Khozinudin.
Tak terima, Ahmad Khozinudin balik meneriaki Penasihat Ahli Kapolri tersebut.
“Anda juga diam!” ujarnya
Video potongan debat sengit antara Aryanto Sutadi dan pengacara Roy Suryo itu lalu tersebar di media sosial X dan menjadi viral.
Komika Pandji Pragiwaksono bahkan turut memberikan komentar terhadap video tersebut.
“Tontonan macam apa ini?” kata Pandji dikutip dari akun X pribadinya @pandji pada Jumat, 13 Juni 2025.
Komentar Pandji itu juga menuai reaksi dari para netizen lainnya.
“Inner child masa kecilnya keluar kalo adu ledekan sama temen. Bedanya kalo dulu, kalah ngomong langsung teriak "Mamaaaahhh!!” kata akuan @nnan***.
“Doi teriak "diaaaaammmm" begitu, karena doi malu dan salah,” komen akun @yock***.
“Penasehat Kapolri memperlihatkan aibnya sendiri, bicaranya teriak-teriak kayak merasa terpojok," ujar akun @lingl***
“Ini mah penasihatnya yang perlu dinasihati wkwkwkwk,” kata akun @ARGU***.
Siapa Aryanto Sutadi?
Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi merupakan seorang purnawirawan Perwira Tinggi Polri.
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1977 dan memiliki pengalaman yang kuat di bidang hukum.
Aryanto mengakhiri masa dinasnya dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen), yang setara dengan jenderal bintang dua.
Pada awal kariernya, Aryanto sempat bertugas sebagai staf di Komando Kepolisian Resor Bangkalan dari tahun 1971 hingga 1973, kemudian ia melanjutkan tugas serupa di Polres Temanggung pada periode 1978–1984.
Karier Aryanto semakin moncer saat menjabat sebagai Perwira Penghubung Protokol atau Sespri pada 1991, lalu Kepala Satuan Reserse Ekonomi Polda Metro Jaya tahun 1993, hingga menjadi Staf Pribadi Kapolri pada 1996.
Aryanto diangkat sebagai Direktur Reserse Pidana Tertentu Polri pada 2001.
Setahun kemudian, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Pidana Umum Polri, dan dilanjutkan sebagai Direktur I Kejahatan Keamanan dan Transnasional Bareskrim Polri pada 2002.
Aryanto secara resmi menjadi Penasihat Ahli Kapolri dalam bidang hukum pada 2009.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Pengkajian dan Penanganan Sengketa di Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Meskipun telah resmi pensiun dari Korps Bhayangkara, ia masih menjabat sebagai Penasihat Ahli Kapolri di bidang hukum.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Aryanto Sutadi, Penasihat Ahli Kapolri yang Teriak Emosi Bela Ijazah Jokowi
-
Ekspresi Cupu Pandji Pragiwaksono Ketemu Bapak-Bapak di Gunung Kawi Digunjing
-
Pengalaman Pertama Pandji Pragiwaksono Naik Gunung Kawi: Panik Disuruh Ucapkan Pesan Terakhir
-
Bandingkan 3 Ijazah Lainnya dengan Milik Jokowi, Roy Suryo Bantah Bareskrim: Identik dari Mana?
-
Dicap Tak Punya Kapasitas Sebut Ijazah Jokowi Palsu, Solmet Sindir Roy Suryo: Dia Bukan Siapa-siapa!
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka
-
Sinopsis Film Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom, Petualangan Misteri Berlatar Halloween
-
Dituduh Suap Teman Demi Bolos Koas dan Liburan ke Jepang, Cindy Rizky Aprilia Bilang Begini
-
Fakta Film Spider-Man: Brand New Day, Daftar Pemain dan Jadwal Tayang
-
Takbiran Bareng Nyepi, Habib Jafar Ingatkan Toleransi Bagian Ajaran Islam
-
Sinopsis The Ultimate Duo: Film Bae Sung Woo dan Jung Ga Ram yang Baru Rilis Setelah 7 Tahun
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
-
Prilly Latuconsina Blak-blakan Nembak Omara Esteghlal Duluan, Dibalas Makalah 4000 Kata
-
Melaney Ricardo Unboxing Hampers dari Luna Maya, Isinya Gak Kaleng-Kaleng
-
Foto Berdua Mendadak Lenyap di IG, Ariel Tatum dan Daffa Wardhana Putus?