Suara.com - Di tengah dunia yang semakin kompleks, tagihan datang tanpa pamit, drama sosial media nggak ada habisnya, dan isi kepala terus dipenuhi pertanyaan "kapan bisa healing?". Di tengah keruwetan hidup, datanglah sebuah film yang seperti teman lama: nggak bawa solusi, tapi tahu persis gimana bikin kamu ketawa sampai lupa masalah. Film itu adalah GJLS: Ibuku Ibu-Ibu, yang sukses menghibur 75.000++ penonton stress di hari pertama penayangannya.
Disutradarai oleh Monty Tiwa, yang setelah hampir 25 tahun berkarya akhirnya “meledak” juga di jalur komedi absurd. Film ini menggabungkan kekacauan khas trio GJLS, Rigen Rakelna, Rispo, dan Hifdzi Khoir dalam sinema yang secara sadar memilih untuk nggak waras. Tapi justru di situlah letak kejeniusannya. Penonton tidak akan menemukan formula film biasa di sini.
Plotnya? Sederhana. Tapi isinya? Campuran antara bloopers, lelucon non-sens, dan kejutan yang bahkan tak terpikirkan oleh algoritma AI mana pun. GJLS: Ibuku Ibu-Ibu bukan sekadar film yang lucu, tapi film yang menertawakan kelucuan itu sendiri, termasuk kita, penonton yang gak bisa berhenti ngakak sepanjang durasi.
Penonton pun tak habis memberikan pujian. Salah satu pengguna Letterboxd, Tamajones, menulis dengan penuh semangat, “Bener-bener film goblookkkkk. Sepanjang film ketawa mulu gue bangs**tttt. Bisa-bisanya film goblok ini menghibur wkwkwk. Davi Sumbing anjg banget, scene kocak mampus ditambah dengan subtitle yang gak jelas juga, sebuah ide yang menarik dan kocak.”
Sementara pengguna X, @TarizSolis berkomentar, “Seperti judulnya, GJLS Ibuku Ibu Ibu ini beneran film komedi ga jelas yg aku yakin dibikinnya sambil mabok kecubung. Goblok segoblok gobloknya, rusuh serusuh rusuhnya & nekat senekat nekatnya seolah masa bodoh sama sensor maupun kecaman netizen. Hiburan pelepas penat yg PECAH!”
Dan bahkan penyanyi Kunto Aji tak tahan untuk ikut merespons. “Sesuai kata Pak Monty, nontonnya nggak usah pake mikir. Emang GJLS. Gak pengen spoiler tapi ini film lain formatnya. Bloopers dimasukin di film. Gajelas emang. Ngakak tapi. Cerdasnya adalah merajam bercandaan seksis dengan caranya sendiri. Walau ya kesel pengen nyikut @anantarispo. Selamat @hifdzikhoir @Rigensih, kalo ada event gebukin Rispo gw ikut," tulisnya.
Respons serupa juga ramai datang dari para pengguna X. Akun @akbarsukri14 menggambarkan, “film goblok!!! Ibarat naik kora-kora, perut tersakiti gara-gara ketawa. Menurut saya, kalian nggak perlu kenal mereka dulu kalau mau nonton. Intinya, jika kamu mumet, kamu nonton ini. Dijamin mumet hilang. Dan pas kelar nonton, kamu akan bilang: ‘kok ada yah film kayak gitu?’”
Akun @egmttuku pun ikut bersuara, “dear GJLS, film lo semua bikin hari gue happy banget. Sehat-sehat ya." Menurutnya film ini layak dapet 54 juta penonton! Dan @wkwkajjsj menambahkan, “abis nonton GJLS hati serasa penuh jadi bikin mood bagus! Ih masuk surga kalian bikin banyak orang seneng. @rigensih @anantarispo @hifdzikhoir." Ia yang sempat bertemu langsung dengan anggota GJLS mengungkapkan baru lihat wajahnya saja udah pengin ketawa. Lucunya bukan cuma di layar!
GJLS: Ibuku Ibu-Ibu bukan film yang perlu kamu pahami, tapi film yang akan memahami kamu. Di saat kepala penuh beban, film ini datang menawarkan satu hal: tawa tanpa syarat. Tidak perlu berpikir keras. Tidak perlu logika. Cukup duduk, buka hati, dan biarkan kekonyolan ini jadi pelepas lelah yang menyegarkan.
Baca Juga: Rigen Rakelna Kaget Sendiri Saat Film GJLS Dibilang Sarat Kritik Sosial
Pencapaian luar biasa di hari pertama, membuktikan bahwa rakyat Indonesia memang butuh ketawa! Menyusul antusiasme tersebut, para cast dan tim film juga menggelar rangkaian cinema visit ke berbagai kota. Mulai dari CGV Cyber Park dan Mega Bekasi XXI pada 13 Juni, Tangcity XXI dan Ciplaz Ciledug XXI di tanggal 14 Juni, Cinepolis Depok Town Square pada 15 Juni, lalu berlanjut ke sesi nobar di Jambi pada 18 Juni dan Sukabumi pada 21 Juni.
Film ini sudah tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 12 Juni 2025. Cek daftar bioskop terdekat di @gjls.ibuku.ibuibu dan segera tentukan tanggal nontonmu. Kalau hidup sudah terlalu serius, mungkin sekarang waktunya kamu goblok bareng GJLS. Yuk #SiapGoblok bareng GJLS! ***
Tag
Berita Terkait
-
Monty Tiwa Hadirkan Komedi Super Absurd yang Bikin Ngakak Maksimal Lewat Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu
-
Arena Komedi tanpa Rem dalam Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu
-
Soleh Solihun Ungkap Pertemuan Terakhir dengan Gustiwiw: Dia Minta Diwawancara
-
Dibuatkan Film Senyum Manies Love Story, Anies Baswedan Pilih Promosi GJLS
-
Kematian Gustiwiw Dibercandain, Rigen Rakelna hingga Praz Teguh Ngamuk
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan