"Apa artinya kita rapat di hotel, tidur di hotel, kalau rakyat di rumah sakit menangis dan tidak bisa dilayani oleh rumah sakit karena BPJS-nya belum dibayar," sentil Dedi Mulyadi.
"Apalagi kalau sampai meninggal, tidak adanya pelayanan. Kita berdosa terhadap itu semua," tandasnya.
Di caption, Dedi Mulyadi lagi-lagi menyinggung pejabat yang rapat di hotel hingga terkesan mengenyampingkan kesejahteraan rakyat.
"Fokus! Perihal tunggakan BPJS. Percumalah rapat di hotel, jika ada rakyat yang meninggal akibat tidak terlayani," tulis Dedi Mulyadi.
Menanggapi pernyataan Dedi Mulyadi, warganet kembali memberikan pujian atas kinerja sang gubernur.
"Ya pak, jangan kebanyakan rapat di hotel bukan seribu/dua ribuan. Tetap selalu memikirkan rakyat demi kebaikan. Makin menyala Bapak aing," komentar akun @yuas_***.
"Lagi untuk apa punya kantor megah, mewah ada ruang rapat aula yang luas. Kalau sedikit- sedikit rapat di hotel. Di hotel harus bayar kan," sahut akun @enylidyawati0***.
"Menyala king @dedimulyadi71. Alihkan dana hibah dan pendapatan provinsi untuk alokasi kesehatan rakyat," kata akun @bagjaaut***.
Sebagai informasi, tunggakan iuran BPJS Kesehatan Pemprov Jabar diduga disebabkan oleh dana Pilkada 2024 dan pembengkakan anggaran hibah.
Baca Juga: Sering Bikin Konten, Dedi Mulyadi Ngaku Gaptek: Saya Nggak Ngerti Cara Upload
Dedi Mulyadi baru-baru ini menjelaskan bahwa tunggakan iuran BPJS Kesehatan berasal dari kekurangan pembayaran pada tahun 2023 dan 2024.
Sementara untuk tahun 2025, dipastikan tidak ada tunggakan iuran BPJS Kesehatan.
Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa pembiayaan Pilkada 2024 membutuhkan dana cadangan sekitar Rp1 triliun, yang sebagian diambil dari anggaran BPJS Kesehatan.
Selain itu, belanja hibah Pemprov Jabar yang besar juga menjadi faktor penyebab tunggakan BPJS.
Pembayaran tunggakan rencananya akan dilakukan melalui APBD Perubahan 2025 dengan sumber dana dari proyeksi peningkatan pendapatan akibat pemutihan pajak kendaraan bermotor dan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) 2024.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Enaknya Warga Jabar, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Bawa BPKB
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Kasus 13 Pekerja Pub Eltras, Polres Sikka Gelar Penetapan Tersangka Hari Ini
-
Blusukan Pakai Moge Mewah, Intip Pajak Motor Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Baru Cerai dari Suami Kedua, Faby Marcelia Pamer Pasangan Baru di Momen Lebaran
-
Fuji Ngumpet Ambil Vape di Marapthon Reza Arap, Banyak yang Menebak-nebak Alasannya
-
Tubuh Lebam-Lebam Saat Syuting Aku Harus Mati, Amara Sophie Curiga 'Ketempelan'
-
Adhisty Zara Cabut dari Sinetron, Sentilan Amanda Manopo Soal Alur 'Ngawur' Viral Lagi
-
Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan
-
Sinopsis Film Korea A Melody To Remember, saat Musik dapat Menyembuhkan Luka
-
Ibu Anji Meninggal Dunia Malam Ini
-
Masa Hiatus Berakhir, Seringai Lempar Lagu Baru dengan 2 Gitaris Anyar
-
Angkat Kisah Cinta Sesama Jenis, 5 Alasan Bridgerton Season 5 di Netflix Tuai Kontroversi
-
Dokumenter Terbaru Red Hot Chili Peppers di Netflix: Surat Cinta untuk Gitaris Pertama