Entertainment / Gosip
Senin, 27 April 2026 | 16:45 WIB
Guru Atun yang sempat diolok muridnya sendiri, mendapat uang simpati dari Gunbernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Namun uang tersebut kemudian disumbangkan Atun untuk anak-anak yatim. [YouTube Dedi Mulyadi]
Baca 10 detik
  • Seorang guru bernama Atun mengalami perundungan oleh siswanya namun tetap menunjukkan sikap memaafkan yang sangat bijak.
  • Gubernur Dedi Mulyadi memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta kepada Atun pada Rabu, 22 April 2026.
  • Atun mendonasikan seluruh uang bantuan tersebut kepada yayasan yatim yang ia bina sebagai bentuk niat baik.

Suara.com - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan cerita seorang guru yang mendapat perlakuan tidak sopan berupa olokan dari siswanya sendiri.

Atun, guru yang menjadi korban perundungan siswanya tersebut, justru menunjukkan kelapangan dada yang luar biasa. 

Dia tak hanya memaafkan sang murid, tetapi juga menyumbangkan seluruh uang santunan yang diterimanya dari Gubernur Dedi Mulyadi.

Berdasarkan unggahan dari akun Instagram @kegoblogan.unfaedah pada Rabu, 22 April 2026, Dedi Mulyadi alias KDM memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta sebagai bentuk simpati. 

"Saya nambahin tabungan ibu Rp25 juta hari ini," ucap Kang Dedi dalam pertemuannya dengan Atun. 

Meski awalnya sempat menolak, Atun akhirnya menerima niat baik tersebut, tapi dengan satu syarat, uang itu tidak akan dia nikmati sendiri.

"Masya Allah, terima kasih banyak pak. Tapi saya niatkan niat baik bapak menjadi ganda. Rp25 juta akan saya sumbangkan kepada yayasan yatim yang saya bina. Karena saya punya yayasan yatim di depan saya," tutur Atun.

Atun juga memaafkan siswanya dengan bijak. Baginya, kenakalan remaja adalah sebuah proses, bukan babar akhir atas karakter seseorang. 

"Itu kasihan generasi masih panjang, waktunya dia untuk berubah baik, nakal itu belum tentu nakal selamanya," imbuhnya.

Baca Juga: Viral Anak Angkat Dituding Tak Tahu Balas Budi Usai Jadi Sarjana, Fakta Ibu Kandung Bikin Geger

"Doakan saya pak, mudah-mudahan dapat rida Allah dan menjadi hamba yang mulia. Karena itu yang saya banggakan dalam hidup saya," katanya menyambung.

Respons positif dari Atun ini tak urung membuat Sang Gubernur terkesima. 

"Saya titipkan Rp25 juta, karena ternyata saya bertemu orang baik," ucap Dedi Mulyadi.

Kisah Guru Atun kini menjadi sorotan, membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya soal materi di kelas, melainkan juga teladan dalam bersikap dan merespons suatu kejahatan dengan kebaikan.

Load More