Suara.com - Sosok Samira Farahnaz atau Dokter Detektif kembali menuai sorotan setelah sebelumnya terlibat huru-hara ulasan produk kecantikan dengan Reza Gladys, Shella Saukia hingga Richard Lee.
Hari ini, Selasa, 24 Juni 2025, nama konten kreator yang akrab disapa Doktif itu ikut disebut dalam sidang pembacaan dakwaan atas kasus pemerasan yang menyeret Nikita Mirzani, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Jaksa penuntut umum, dalam dakwaannya, menyebut Nikita Mirzani sempat menyinggung peran Doktif sebagai edukator produk kecantikan yang kompeten.
Doktif, menurut penuturan Nikita Mirzani dalam dakwaan, jadi salah satu edukator yang menyelamatkan konsumen dari kandungan zat berbahaya dalam produk kecantikan buatan Reza Gladys.
Nikita Mirzani sendiri juga menyebut penahanan dirinya dalam kasus pemerasan ke Reza Gladys sebagai tindakan salah alamat, karena masalah sebenarnya justru tertuju pada Doktif.
"Tujuannya si Reza ini sebetulnya adalah Dokter Samira alias Doktif, tapi kenapa saya yang ditahan sekarang? Kenapa saya dan sahabat saya yang ditahan?" keluh Nikita Mirzani usai sidang.
Kebetulan, Doktif ikut hadir menyaksikan jalannya sidang pembacaan dakwaan Nikita Mirzani pagi tadi.
"Ya, Doktif kan belum pernah ketemu teh Nikita. Belum sempat juga kemarin buat jenguk. Terus tadi lihat live temen-temen, ternyata ada teh Nikita di sini. Jadi ya udah, meluangkan waktu buat mampir," jelas Doktif.
Doktif pun merespons kemunculan namanya dalam dakwaan jaksa penuntut umum terhadap kasus pemerasan Nikita Mirzani.
Baca Juga: Belajar Bikin Jamu di Penjara, Nikita Mirzani Siap Rintis Bisnis Baru Usai Keluar Lapas
Sekali lagi, Doktif meminta untuk namanya tidak asal dikait-kaitkan dalam kasus pemerasan Reza Gladys oleh Nikita Mirzani dan Ismail Marzuki atau Mail Syahputra.
"Jangan dipaksa-paksakan lah. Kan dari awal Doktif sudah bilang, jangan menggiring opini apa pun di kasus ini. Serahkan saja kepada penyidik, serahkan saja kepada jaksa. Kalau memang mereka nggak menemukan apa pun, ya Dokitf jangan terus dipaksa ikut-ikutan," kata Doktif.
Doktif meyakini bahwa penyidik kepolisian tidak mungkin salah menentukan tersangka dalam sebuah perkara yang dilaporkan.
Begitu pula dengan urusan dakwaan di sidang, Doktif juga percaya jaksa penuntut umum tidak akan bertindak asal-asalan dalam penyusunan berkas.
"Kan pada saat pemeriksaan pun, jaksa sudah menyelidiki. Dari penyidik pasti juga, apakah memang ada hubungannya antara Doktif, apakah ada kaitannya dengan Doktif," terang Doktif.
Doktif sampai saat ini juga belum menerima surat panggilan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk ikut jadi saksi di sidang kasus pemerasan Nikita Mirzani.
"Sampai saat ini, tidak ada surat apa pun ya," tegas Doktif.
Ya, sosok Doktif memang sempat ikut diperiksa sebagai saksi bersama Dokter Oky Pratama dalam kasus pemerasan yang dilaporkan Reza Gladys.
Namun, hanya Nikita Mirzani dan Mail Syahputra saja yang ditetapkan sebagai tersangka dari laporan tersebut.
Sebagai pengingat, Nikita Mirzani dan Mail Syahputra jadi tersangka atas laporan pemerasan terhadap Reza Gladys yang dibuat 3 Desember 2024 lalu.
Mail Syahputra meminta Reza Gladys membayar Rp5 miliar sebagai kompensasi untuk Nikita Mirzani agar bersedia menghapus konten ulasan negatif produk skincare-nya.
Dari hasil negosiasi, akhirnya Reza Gladys sepakat menyerahkan uang senilai Rp4 miliar ke Mail Syahputra dan diteruskan ke Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani dan Mail Syahputra dikenakan Pasal 27B ayat (2) dan Pasal 45 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2024 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara, serta Pasal 3, 4 dan 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman 20 tahun penjara.
Sementara dalam dakwaan, Nikita Mirzani didakwa melakukan perbuatan untuk menguntungkan diri sendiri secara bersama-sama dengan Mail Syahputra lewat pemalsuan informasi elektronik.
Nikita Mirzani juga dianggap bersama-sama dengan Mail Syahputra melakukan tindak pencucian uang lewat berbagai transaksi elektronik dengan pengadaan barang, dari hasil memeras dan mengancam Reza Gladys.
Dakwaan jaksa penuntut umum disebut penuh bualan oleh Nikita Mirzani, dan dirinya mengajukan nota keberatan atau eksepsi untuk disampaikan di sidang pekan depan.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Didakwa Memeras Reza Gladys! Jaksa Ungkap Modusnya...
-
Tuntutan Nikita Mirzani ke Prabowo Subianto Usai Merasa Difitnah Peras Reza Gladys
-
Sidang Pemerasan Nikita Mirzani: Mail Syahputra Tenang, Nikita Lambaikan Tangan dari Borgol!
-
Tak Diberi Waktu Bicara ke Media Usai Sidang, Nikita Mirzani Marah-Marah ke Jaksa
-
Nikita Mirzani Protes Isi Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan ke Reza Gladys: Fiktif!
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Stranger Things: The First Shadow Bakal Dibuat Versi Film
-
Knetz Sindir Fans Asia Tenggara Kecoa, SEAblings Balas Pakai Bukti Duet Feby Putri dan LOCO
-
Tak Takut Film Action Gagal, Nico Rosto Siapkan Ramuan Khusus untuk Film Jangan Seperti Bapak
-
Bangun Ekosistem Olahraga, Rezky Aditya dan Dimas Seto Resmikan Monarch Padel di 5 Lokasi
-
Sinopsis Love O'Clock, Kisah Romantis Pertukaran Jiwa Shin Hae Sun dan Na In Woo
-
Ini Alasan dr Tirta Terus Tekan Mohan Hazian Tanpa Ampun hingga Akhirnya Mengaku
-
Anak Bakar Ibu Kandung Karena Tak Diberi Rp39 Juta buat Bayar Utang
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Review Film Jangan Seperti Bapak: Drama Keluarga Berbalut Laga yang Sarat Pesan, Meski Ada Catatan
-
L.A Confidential: Skandal Korup di Balik Gemerlap Hollywood 1950-an, Malam Ini di Trans TV