Suara.com - Usai dikeluarkan dari Miss Indonesia 2025, Merince Kogoya yang masih tak terima nampaknya merasa dirinya sedang ditindas sebagai perempuan dan tak dianggap sebagai orang Papua.
Sebab, Merince Kogoya terlihat mengunggah ulang beberapa unggahan teman-temanya yang mendukungnya sekaligus mengomentari keputusan Miss Indonesia yang mengeluarkannya.
Salah satunya, Miss Papua Pegunungan 2025 ini mengunggah story Instagram temannya yang berterima kasih atas perjuangannya untuk menuju panggung Miss Indonesia 2025, meskipun akhirnya dikeluarkan.
Menurut kerabatnya tersebut, Miss Indonesia bukanlah panggung yang tepat untuk Merince Kogoya membuktikan prestasinya.
"Miss Papua Pegunungan, terima kasih sudah bekerja keras sampai di tahap ini. Standarmu bukan di Miss Indonesia tapi kamu berhak di tempat yang layak, bukan di panggung Miss Indonesia," ujar kerabat Merince Kogoya yang diunggahannya diposting ulang.
Kerabatnya tersebut juga merasa Merince Kogoya seolah sedang ditindas dan diremehkan sebagai perempuan.
"Terbang tinggi saya, bawa semua mimpi biar dunia tahu kita bisa, kita bukan perempuan yang harus ditindas, tidak dianggap, diremehkan," lanjut isi unggahan kerabat Merince Kogoya tersebut.
Selain itu, Merince Kogoya juga mengunggah ulang postingan kerabatnya yang merasak seolah Indonesia memang tak menganggap orang-orang dari Papua.
"Kita mencintai Republik ini, tapi Republik ini tidak mencintai kami orang Papua," ujar kerabat Merince Kogoya lainnya.
Baca Juga: 5 Momen di Squid Game Season 3 Paling Menyayat Hati, Antara Cinta dan Tekanan Permainan
Merince Kogoya pun nampaknya sepakat dengan caption kerabatnya yang lain soal Tuhannya yang pernah dibenci banyak orang.
"Ingat, Tuhan lebih dulu dibenci oleh dunia ini dan kita juga sebagai anak Tuhan tentu juga akan dibenci oleh dunia ini," ujar kerabat Merince Kogoya lainnya.
Orang tersebut lantas berusaha menyemangati dan meyakini Merince Kogoya bahwa Tuhan akan membukakan jalan yang lain setelah dikeluarkan dari Miss Indonesia.
"Kakak sayang, Tuhan punya rencana yang lebih besar dan lebih indah menantimu. Jika 1 pintu saja yang tertutup untukmu, ingat Tuhan membukan 1000 pintu yang menantimu kakakku," lanjutnya.
Sebelumnya, Miss Indonesia memutuskan mengeluarkan Merince Kogoya sebagai finalis yang mewakili Papua Pegunungan 2025 karena jejak digitalnya yang dianggap pro-zionis Israel.
Sebab, Merince Kogoya pernah membuat video sedang mengibarkan bendera Israel sambil menari-nari di tanah Papua.
Berita Terkait
-
Fakta Didepaknya Merince Kogoya dari Miss Indonesia 2025
-
Siapa Merince Kogoya yang Dicoret dari Miss Indonesia 2025 karena Kibarkan Bendera Israel?
-
Profil Karmen Anastasya, Gantikan Merince Kogoya yang Didepak dari Miss Indonesia 2025
-
Didepak dari Miss Indonesia 2025 Usai Kibarkan Bendera Israel, Merince Kogoya Buka Suara
-
Dicoret dari Miss Indonesia 2025, Merince Kogoya Salahkan Komentar Warganet Pro Palestina
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan