Selain itu, komunitas anime juga memainkan peran besar dalam mempopulerkan tren Aura Farming.
Para penggemar mulai menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan karakter yang selalu berusaha tampil keren atau tangguh.
Hal itu terlihat dalam postingan Reddit tentang 'aura off' antara Piccolo dari Dragon Ball Z dan Killua dari Hunter X Hunter.
Postingan tersebut mendapat banyak tanda suka dan komentar yang menunjukkan seberapa populer istilah tersebut.
Pacu Jalur Mendunia
Berkat tren Aura Farming, kini perlombaan Pacu Jalur mendunia hingga membuat banyak orang ingin mengetahuinya lebih jauh.
Menurut informasi dari situs Kemdikbud, Pacu Jalur adalah lomba mendayung tradisional yang berasal dari daerah Kuantan Singingi (Kuansing).
Perlombaan ini masih terus dilestarikan dan berkembang hingga kini di Provinsi Riau.
Perahu yang digunakan dalam perlombaan ini terbuat dari batang kayu utuh dan oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan "jalur".
Baca Juga: Mengenal Pacu Jalur Riau: Warisan Lomba Tradisional yang Mendunia
Kayu gelondongan yang digunakan untuk membuat jalur diambil secara khusus dari hutan yang berada di wilayah Kuantan Singingi.
Kayu yang dipilih bukanlah sembarang kayu, melainkan harus memenuhi syarat tertentu.
Sebelum proses pengambilan dilakukan, tukang jalur, yaitu orang yang ahli dalam pembuatan jalur terlebih dahulu pergi ke hutan untuk melakukan survei.
Mereka mencari kayu yang sesuai dengan kriteria, terutama dari segi diameter dan panjang.
Setelah menemukan kayu yang cocok, mereka akan memberikan tanda pada pohon tersebut. Beberapa waktu kemudian, penebangan dilakukan.
Proses penebangan ini tidak sembarangan, karena disertai dengan ritual khusus.
Berita Terkait
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Tren Viral Transisi Imam Tarawih di TikTok: Syiar atau Riya?
-
6 Potret Rayyan Pacu Jalur Ketemu Marc Marquez di Mandalika, Dapat Hadiah Istimewa
-
Marco Bezzecchi Rajai Sprint Race, Bocah Pacu Jalur Dapat Sepatu Marc Marquez
-
Rayakan Bangunan Terbakar, Pendemo di Nepal Joget Pacu Jalur
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama
-
Jawab Rumor Konser BIGBANG, PK Entertainment: Pengumumannya Gak Akan Lama Lagi
-
PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia
-
Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Sinopsis To Catch a Killer: Menguak Sniper Misterius, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
5 Rekomendasi Film Tentang Kesepian Terbaik Selain Train Dreams
-
Term Life: Ketika Nyawa Menjadi Taruhan demi Warisan untuk Sang Putri, Malam Ini di Trans TV
-
Istri Difitnah Jadi Buzzer Pemerintah, Emosi Denny Sumargo Meledak