Lita juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap Safeea, putri Ahmad Dhani dan Mulan Jameela.
Ia menyebut bahwa Safeea masih dalam usia perkembangan yang rentan dan membutuhkan perhatian penuh dari kedua orang tuanya.
“Saya hanya fokus pada Safeea. Dia masih anak-anak yang butuh bimbingan dan kasih sayang. Membuat kompilasi video seperti itu bukanlah tindakan bijak,” tandasnya.
Unggahan Ahmad Dhani yang menuding Maia sebagai tukang fitnah pun ramai menuai komentar warganet.
Tak sedikit yang sepakat dengan pernyataan Lita Gading dan mengkritik langkah Dhani yang dinilai kurang dewasa.
“Betul dok, jejak digital nggak bisa dihapus. Lebih baik diam dan perbaiki diri. Anak-anak pasti sudah ngerti, dan resiko dari apa yang dilakukan akan ada sanksi sosialnya,” tulis salah satu warganet
“Setuju banget dok @lita.gading,” sambung warganet lainnya.
“Bener kata-kata Bu Lita. Semoga didengar oleh yang bersangkutan,” tambah seorang netizen.
Hingga kini, baik Ahmad Dhani maupun Maia Estianty belum memberikan tanggapan lanjutan terkait polemik yang ramai diperbincangkan publik tersebut.
Baca Juga: Maia Estianty Klaim Didorong dan Diseret Ahmad Dhani, Kasus Disetop karena Tak Ada Bukti
Berita Terkait
-
Maia Estianty Klaim Didorong dan Diseret Ahmad Dhani, Kasus Disetop karena Tak Ada Bukti
-
Serang Maia Estianty Lagi, Ahmad Dhani Perlihatkan Dokumen Penting Kasus KDRT
-
Ahmad Dhani Bukan Ditegur Partai, Ini Penyebab Video Ucapan Maia yang Dianggap Gibah Hilang
-
Ahmad Dhani Unggah Video Fitnah Maia Estianty Part 2, Kali Ini Bahas KDRT
-
Ahmad Dhani Dinasihati Ustaz Derry Sulaiman Usai Unggah Video Maia: Efeknya Kurang Bagus
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada
-
Daftar Pemain The King's Warden, Film Korea Terlaris Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini
-
Royalti Anjlok ke Rp25 Juta, Rhoma Irama Sentil Kinerja LMKN
-
Lucinta Luna Balik Jadi Perempuan saat ke Korea, Tampil Maskulin Cuma Prank?
-
Tak Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mulia Pak Tarno Tetap Ngamen Sulap Meski Terkena Stroke
-
Terpidana Doni Salmanan Diduga Keluyuran di Mal, Istri Klarifikasi Isu Harta Tak Disita
-
Buntut Kekecewaan Zaskia Adya Mecca, Pengadilan Militer Klarifikasi Tunda Persidangan
-
Sinopsis Drakor As You Stood By di Netflix: Perlawanan Korban KDRT, Isu Lokal Masyarakat Indonesia