Suara.com - Pemenang Miss World 2025, Opal Suchata Chuangsri, dikonfirmasi bakal meriahkan malam puncak Miss Indonesia 2025.
Kehadiran perempuan asal Thailand tersebut tentu menjadi sorotan publik, mengingat prestasinya yang luar biasa di ajang kecantikan dunia.
Hal ini disampaikan langsung oleh Liliana Tanoesoedibjo selaku Founder & Chairwoman of Miss Indonesia Organization dan Executive Chairwoman MNC Group. Menurut Liliana, kehadiran Opal di Indonesia membawa semangat baru bagi para finalis.
"Opal Suchata Chuangsri tidak hanya hadir untuk memeriahkan acara puncak penobatan Miss Indonesia 2025, tetapi juga memberikan dukungan, motivasi, serta inspirasi bagi 38 finalis dari seluruh Indonesia," ujar Liliana dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 8 Juli 2025.
Liliana juga menambahkan bahwa kehadiran Opal bisa memberikan dampak positif secara langsung kepada para finalis. Ia berharap para finalis bisa belajar langsung dari pengalaman dan kiprah Opal di kancah Internasional.
"Para finalis Miss Indonesia bukan hanya duta kecantikan, tetapi juga duta wawasan, kepedulian sosial, dan kepemimpinan," paparnya.
"Terutama untuk pemenang Miss Indonesia 2025 nanti, dia akan membawa nama Indonesia di Miss World berikutnya. Kehadiran Opal bisa menjadi sumber pengetahuan dan motivasi luar biasa," lanjut Liliana.
Malam puncak Miss Indonesia 2025 sendiri akan digelar pada Rabu, 9 Juli 2025, dan disiarkan langsung oleh RCTI mulai pukul 14.30 WIB.
Acara ini diharapkan akan menjadi malam yang penuh inspirasi dan penampilan memukau dari para finalis.
Baca Juga: Petisi Keadilan untuk Merince Kogoya Baru Ditandatangani 40 Orang, Sepi Dukungan?
Mengenal Sosok Opal Suchata Chuangsri
Opal Suchata Chuangsri mengukir sejarah baru dengan menjadi perempuan pertama dari Thailand yang berhasil meraih mahkota Miss World.
Kemenangannya di ajang Miss World 2025 membawa kebanggaan tersendiri bagi negaranya dan menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi tidak mengenal batas.
Selama masa kompetisi, Opal sudah mencuri perhatian sejak awal dengan memenangkan kategori Multimedia Challenge.
Dalam kategori tersebut, ia memperkenalkan kampanye sosial bertajuk "Opal For Her", sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker payudara.
Melalui kampanye ini, Opal aktif mempromosikan pentingnya deteksi dini dan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya perempuan, mengenai kesehatan payudara.
Tag
Berita Terkait
-
Merince Kogoya Tunjukkan Pakaian Adat Papua Pegunungan, Sindir Karmen Anastasya?
-
Petisi Beri Keadilan untuk Merince Kogoya Belum Dapat 100 Tanda Tangan, Bukan Karena Orang Papua!
-
Adu Pendidikan Merince Kogoya dan Karmen Anastasya, Siapa Lebih Berprestasi?
-
Adu Prestasi Merince Kogoya Vs Karmen Anastasya, Wanita Asal Papua Pegunungan di Miss Indonesia 2025
-
Karmen Pengganti Merince Kogoya Dituding Lecehkan Adat Papua Pegunungan, Kenapa?
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987