Suara.com - Usai gantikan posisi Merince Kogoya di ajang Miss Indonesia 2025, Karmen Anastasya tak hanya mendapat dukungan tetapi juga hujatan sebagai perwakilan Papua Pegunungan di ajang kecantikan tersebut.
Salah satunya, potret Karmen Anastasya ketika sesi photoshoot mengenakan busana adat Papua Pegunungan bersama finalis Miss Indonesia 2025 lainnya.
Pada momen tersebut, perwakilan Papua Pegunungan tersebut terlihat mengenakan pakaian adat yokal untuk sesi foto grup berbusana adat bersama perwakilan dari Papua Barat Daya dan Sulawesi Barat.
Karmen Anastasya terlihat mengenakan rok rumbai berwarna hitam dengan atasan berwarna coklat tanah atau kemerahan.
Kemudian, Karmen Anastasya juga mengenakan topi atau mahkota berwarna merah dan berbulu.
Sayangnya, penampilan Karmen Anastasya mengenakan busana adat Papua Pegunungan tersebut justru menuai hujatan.
Sebab, pakaian yang dikenakan Karmen Anastasya dinilai tak sesuai dengan busana adat Papua Pegunungan yang sebenarnya.
"Papua Pegunungan kostumnya ini bagaimana? Tolong usahakan tanya sama orang gunung, pakaian adat orang gunung itu kayak gimana? Jangan bikin-bikin kau," kata @queen**.
"Maklumlah finalis KW, tak ada persiapan yang penting bawa diri dulu," kata @_inkarma**.
Baca Juga: Dituding Tak Lagi Sayang Thariq Halilintar Usai Punya Anak, Aaliyah Massaid Klarifikasi
"Papua Pegunungan ini salah kostum nggak sih. Ini namanya pelecehan terhadap budaya Papua Pegunungan" kata @jbc_papbarday**.
Meski begitu, banyak pula yang tetap memberi dukungan untuk Karmen Anastasya mewakili Papua Pegunungan di ajang Miss Indonesia 2025.
"Menyala cendrawasihku," kata @kerenayor**.
"Semangat kawan," kata @isas**.
"God Bless sayangku," kata @nolam**.
Prestasi Karmen Anastasya
Sebelumnya, cukup banyak juga yang meragukan Karmen Anastasya menggantikan posisi Merince Kogoya sebagai perwakilan Papua Pegunungan di ajang Miss Indonesia 2025.
Namun kenyataannya, Karmen Anastasya yang menggantikan Merince Kogoya sebagai perwakilan Papua Pegunungan bukan orang sembarangan.
Karmen Anastasya adalah seroang manasiswa program studi S1 Ilmu Komunikasi di Universitas Gunadarma yang memiliki segudang prestasi.
Berdasarkan informasi dari lama Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma, Karmen Anastaysa pernah mendapat sejumlah penghargaan dalam cabang olahrag Muaythai.
Pada Pekan Olahraga Kabupaten Mimika, perwakilan Papua Pegunungan untuk Miss Indonesia 2025 ini pernah mendapat penghargaan berikut ini.
- Penghargaan atlit muaythai terbaik, berupa medali emas kelas senior fight u.60 kg
- Medali emas kelas seni waikru putri, aerobic putri dan medali perunggu muayboran putri pada Pekan Olahraga Kabupaten Mimika 2024
- Piala bergilir Manparekraf sebagai juara umum Liga Nasional Muaythai Indonesia 2022
- Kejurnas dan Liga Mahasiswa Muaythai 2025
Semua penghargaan itu tentu diperoleh Karmen Anastasya dengan penuh perjuangan yang tak mudah.
Pegganti Merince Kogoya ini diketahui harus menjalani latihan intensif dan disiplin mengatur pola makan sehat serta menjaga kualitas tidur optimal demi tampil maksimal.
Selain itu, Karmen Anastasya diketahui juga sosok yang sangat menekankan pentingnya mengutamakan Tuhan dalam setiap langkah dan usahanya.
"Jangan pernah menyerah mengejar apa yang diimpikan. Jikalau memulai sesuatu lakukan sebaik dan semaksimal mungkin dan yang paling utama, harus mengandalkan Tuhan dalam segala hal dan dibarengi dengan usaha yang maksimal," quotes dari Karmen Anastasya yang diunggah oleh Instagram @officialdmidamw.
Berita Terkait
-
Petisi Keadilan untuk Merince Kogoya Baru Ditandatangani 40 Orang, Sepi Dukungan?
-
Didepak dari Miss Indonesia, Merince Kogoya Merasa Seolah Ditindas dan Tak Dianggap
-
Fakta Didepaknya Merince Kogoya dari Miss Indonesia 2025
-
Siapa Merince Kogoya yang Dicoret dari Miss Indonesia 2025 karena Kibarkan Bendera Israel?
-
Profil Karmen Anastasya, Gantikan Merince Kogoya yang Didepak dari Miss Indonesia 2025
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun