Beberapa ulasan menyebutkan bahwa meskipun ide dasarnya orisinal dan visualnya menarik, naskahnya terasa kurang tajam.
Namun, di sisi lain, banyak penonton, khususnya yang merasakan langsung era keemasan arcade, menemukan daya tarik tersendiri pada film ini.
"Film ini menghibur semata-mata karena visual dan situasi lucunya," tulis sebuah ulasan, menyoroti adegan di mana karakter Pac-Man raksasa melahap jalanan kota New York atau serangan Centipede di London sebagai momen-momen yang paling berkesan.
Sutradara Chris Columbus sendiri mengaku tertarik pada proyek ini karena naskahnya terasa sebagai "salah satu ide paling orisinal yang pernah saya lihat sejak era Amblin" dan kesempatan untuk bernostalgia dengan film-film komedi tahun 80-an.
Kekuatan utama Pixels memang terletak pada kemampuannya membangkitkan nostalgia. Bagi audiens berusia 30 hingga 45 tahun, melihat Donkey Kong melemparkan barel-barel raksasa atau bertarung melawan Q*bert yang menggemaskan adalah sebuah pengalaman sinematik yang unik.
Penampilan Peter Dinklage sebagai Eddie Plant yang arogan dengan gaya rambut mullet-nya juga menjadi salah satu sorotan utama yang berhasil mencuri perhatian.
Film ini pada dasarnya adalah sebuah fantasi pemenuhan angan-angan bagi setiap anak yang pernah bermimpi bahwa keahlian mereka bermain game suatu saat akan menyelamatkan dunia.
Meskipun seringkali dianggap sebagai bagian dari filmografi Adam Sandler yang ringan, Pixels berhasil menawarkan tontonan popcorn movie yang menyenangkan, terutama jika Anda memiliki kenangan manis tentang suara bising dan lampu neon dari sebuah mesin arcade.
Pixels akan tayang di Trans TV, Kamis (10/7/2025) malam ini pukul 21.00 WIB.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Film Superman, Tonggak Penting Semesta Baru DC Universe
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Menarik Film Superman, Tonggak Penting Semesta Baru DC Universe
-
Film Pamali: Tumbal Menegaskan Kebangkitan Folk-Horor Indonesia di Kancah Global
-
Sempat Diragukan, Kritikus Balik Memuji Superman Versi James Gunn
-
Totalitas di Kitab Sijjin & Illiyyin, Dinda Kanyadewi Tampil Brutal: Kayang Hingga Kesurupan
-
Tayang 17 Juli, Film Kitab Sijjin & Illiyyin Sajikan Horor Lokal Penuh Luka, Dendam, dan Darah
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Londo Ireng Artinya Apa? Ini Asal Usul Istilah yang Dipakai Prabowo Menyindir Jurnalis hingga LSM
-
Ulasan Novel Negara Kelima, Menguak Konspirasi Gelap Kelompok Aparat Korup
-
Mengurai Inovasi Regulasi dan Dominasi Institusi di Balik "Rebound" Pasar Kripto Global
-
Tidar Jakarta Barat: Pelantikan Sudaryono Momentum Pembenahan Sistem MBG
-
Soroti 'Privilese' Eks Jampidsus, Legislator NasDem: Jangan Sampai Muncul Kesan Perlakuan Berbeda!
-
Kris Dayanti Sabet Juara 1 Kejurnas Wushu Kungfu 2026, Buktikan Usia Bukan Halangan
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
-
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Tersangka Tak Pakai Rompi Pink-Borgol
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
PMII Kritik Kejagung: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Jadi Tersangka Tanpa Rompi Pink dan Diborgol