Suara.com - Nama Maia Estianty belakangan tak henti menjadi perbincangan hangat di jagat maya, terutama setelah mantan suaminya, Ahmad Dhani, membuat konten kompilasi fitnah di YouTube yang menyertakan namanya.
Alih-alih terpancing emosi, Maia justru menunjukkan respons yang bijak dan tenang.
Melalui kanal YouTube pribadinya, MAIA ALELDUL TV, pada Kamis, 10 Juli 2025, musisi dan pebisnis ini memberikan tanggapan atas berbagai sorotan yang menghampirinya, baik yang bernada positif maupun negatif.
Meskipun tidak secara eksplisit mengaitkannya dengan konten Ahmad Dhani, pernyataan Maia terasa relevan dengan situasi yang sedang dihadapinya.
Dalam video tersebut, Maia menegaskan bahwa segala bentuk perbincangan tentang dirinya justru bisa menjadi keuntungan. "Nggak apa-apa juga sih," ujarnya santai.
Ia pun menjelaskan pandangannya dari sudut pandang ilmu komunikasi. "Kalau dalam ilmu komunikasi, semakin diomongin itu marketing yang gratis," tutur Maia.
Menurutnya, popularitas yang didapat dari perbincangan publik, baik itu positif maupun negatif, sama-sama membawa manfaat.
"Kalau kita diomongin yang jelek, artinya marketing yang gratis. Diomongin yang bagus, makin marketing yang bagus," imbuh istri Irwan Mussry itu.
Maia mengakhiri pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membicarakannya.
Baca Juga: Ingat Lagi Momen Maia Estianty dan Ahmad Dhani Akur Usai Bercerai, Duduk Berdampingan
"Ya pokoknya, apa pun, aku makasih buat yang sudah ngomongin," ucapnya.
Konten yang Maia unggah sendiri sebagian besar membicarakan momen-momen viral di tengah pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui, konflik masa lalu Ahmad Dhani dan Maia Estianty memanas lagi setelah pentolan Dewa 19 mengunggah konten kompilasi fitnah sang mantan istri.
Dhani menampilkan rentetan pernyataan masa lalu dari Maia, yang ia klaim sebagai fitnah dan tidak pernah terjadi.
Terbaru, Dhani sampai menantang Maia untuk buka suara menanggapi tudingan menyebar fitnah dari pihaknya.
Kalau Maia tidak merespons, Dhani mengklaim langkahnya menyebut kumpulan pernyataan masa lalu ibu trio Al El Dul sebagai fitnah bukan bentuk pencemaran nama baik.
Berita Terkait
-
Heboh Pernyataan Pandji Pragiwaksono soal Ahmad Dhani di Tengah Promosi Spesial Netflix 'Mens Rea'
-
Sudah Ganti Tahun, Rayen Pono Sebut Laporannya ke Ahmad Dhani Mandek karena Izin Presiden
-
Lolos Audisi Indonesian Idol, Fajar Sadboy Siap Tinggalkan Pekerjaan
-
Maia Estianty Mimpi Bertemu 3 Nabi, Apa Maknanya? Ini Penjelasan Habib Jafar
-
Tiara Savitri Anak Mulan Jameela Diterima S2 di New York University SPS, Lulusan Apa Sebelumnya?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV