Suara.com - Publik dihebohkan dengan penemuan dua jasad Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta dalam waktu berdekatan. Masing-masing dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.
Meski belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab kematian tragis ini, musisi Baskara Putra, yang dikenal kritis menyikapi isu-isu sosial, mulai ikut bersuara.
Keresahan Baskara Putra mencuat setelah kabar penemuan jasad tanpa kepala di Kali Ciliwung yang diduga sebagai pegawai Kemendagri ramai diberitakan.
Vokalis band .Feast itu bahkan mengisyaratkan kemungkinan terulangnya ragam kematian misterius di masa lalu, yang tercatat sebagai salah satu sejarah kelam Indonesia sejak berdiri sebagai sebuah negara.
"Dua kali dalam waktu berdekatan, apa pada kagak khawatir?," tulis Baskara dalam unggahan di akun X-nya pada Jumat, 11 Juli 2025.
Sebelumnya, Baskara Putra juga sempat mengunggah ulang tulisan musisi Kunto Aji di X, yang menyerukan pengusutan tuntas kematian diplomat muda Kemenlu RI, Arya Daru Pangayunan.
Jasad Arya, yang ditemukan dengan kondisi kepala terlakban, meninggalkan banyak tanda tanya di benak publik, termasuk Kunto.
"Coba dicek, beliau lagi ngurusin kasus apa," bunyi unggahan Kunto Aji yang diulang oleh Baskara.
Gelombang kekhawatiran serupa juga mengalir deras di kolom komentar unggahan Baskara Putra.
Baca Juga: Misteri Lakban di Kasus Diplomat Kemlu Simbol Pembungkaman? Eks Kabareskrim Bilang Begini
Warganet menyuarakan ketidaknyamanan dan desakan agar kasus ini diusut tuntas demi mencegah insiden serupa terulang.
"Memang paling ngeri itu di sini. Misal ditembak di jalan umum, terus ada bukti senpinya tapi enggak tahu pelakunya. Mau ditracking susah, karena enggak dijual bebas. Jadi enggak ada data kepemilikan, plot twistnya ternyata diedarkan dari oknum," tulis akun @renzoa*** menyoroti sulitnya pelacakan kasus di Indonesia.
"Siapa pun bisa jadi korbannya, kalau begini terus dan enggak diusut," komentar akun @yungn***, menunjukkan kekhawatiran akan meluasnya ancaman terhadap keselamatan publik.
Sementara itu, akun @andr_*** melontarkan kritik pedas terhadap kinerja aparat, yang ia yakini bakal berusaha menutupi kejanggalan dari kematian kedua ASN.
"Lagi nunggu statement aneh apa yang bakal dikeluarin polisi. Biar kasusnya akan sulit ditangani, terus kasusnya bisa langsung ditutup," ujarnya, menyiratkan keraguan akan transparansi dan efektivitas penanganan kasus oleh pihak kepolisian.
Untuk diketahui, diplomat muda Kemenlu RI, Arya Daru Pangayunan ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar kosnya di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat pada 7 Juli 2025.
Banyak yang mengaitkan kematian Arya dengan perannya dalam pengusutan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Jepang beberapa waktu lalu, meski Kemenlu RI sudah menyatakan bahwa kedua faktor tidak saling terkait.
Sedang terkait temuan jasad ASN tanpa kepala yang diduga pegawai Kemendagri baru-baru ini, ia disebut sebagai salah satu korban longsor di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat yang mungkin terbawa aliran air sampai ke Kali Ciliwung.
Namun lagi-lagi, belum ada kepastian perihal apa yang sebenarnya dialami pegawai Kemendagri itu sebelum meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Misteri Lakban di Kasus Diplomat Kemlu Simbol Pembungkaman? Eks Kabareskrim Bilang Begini
-
Diplomat Kemlu Tewas Terlakban, Polisi Sebut Jasad Arya Daru jadi Barang Bukti Platinum, Mengapa?
-
Bongkar Gestur Diplomat Kemlu Sebelum Tewas Terlakban, Pakar Mikro Ekspresi: Tak Tampak Emosi Takut
-
Wajah Diplomat Arya Daru Dililit Lakban, Bunuh Diri atau Dibunuh?
-
Diplomat Kemlu 'Raib' usai Buka Baju? Pakar Mikro Ekspresi Bedah Gesture Arya Daru Sebelum Tewas
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Padi Reborn Bawa 'Momen Sakral' Konser Dua Delapan ke Layar Lebar: Siap-Siap Merinding!
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026