Suara.com - Penyanyi pop dunia, Katy Perry, nyaris mengalami insiden fatal saat menggelar konser "Lifetimes Tour" di Chase Center, San Francisco, pada Jumat, 18 Juli 2025 malam waktu setempat.
Insiden terjadi ketika dia tampil membawakan lagu andalannya, Roar, sambil menaiki properti kupu-kupu raksasa yang digantung di udara.
Properti yang dirancang menyerupai kupu-kupu tersebut semula berjalan sesuai rencana. Namun di tengah aksi panggung, alat tersebut tiba-tiba miring dan turun mendadak, membuat tubuh Katy nyaris terjungkal ke arah kerumunan penonton.
Sontak penonton pun terkejut dan menahan napas melihat sang bintang berada dalam posisi membahayakan.
Beruntung, Katy Perry berhasil berpegangan erat dan menstabilkan diri. Meski sempat panik, pelantun Firework tersebut menunjukkan profesionalismenya dengan melanjutkan penampilan hingga akhir lagu.
Sang penyanyi pun menanggapi kejadian tersebut dengan santai dan sedikit humor. Dalam video yang dibagikan ke media sosial, dia tampak menyapa penonton setelah berhasil turun dari properti yang sempat bermasalah.
"Apakah kalian juga merasakan jantung kalian hampir copot tadi? Karena aku jelas merasakannya," ujar Katy Perry sambil tersenyum kepada penonton yang langsung menyambutnya dengan tepuk tangan riuh.
Meskipun nyaris terjatuh dari ketinggian, tidak ada cedera serius yang dialami Katy Perry. Dia hanya disebut mengalami benturan ringan dan tidak memerlukan perawatan khusus.
Lewat unggahan di Instagram Story sesaat setelah konser, Katy Perry mengunggah foto dirinya yang tampak lega sambil menulis, "Goodnight San Fran," sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada penggemar di San Francisco.
Baca Juga: CEO Astronomer Keciduk Selingkuh di Konser Coldplay, Ini Kata Chris Martin
Pihak penyelenggara konser belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Namun menurut laporan dari berbagai media, kejadian itu disebabkan oleh kerusakan teknis pada sistem pengangkat properti.
Aksi heroik dan profesionalisme Katy Perry saat menghadapi situasi tak terduga ini mendapat pujian dari banyak pihak. Para penggemar menyebutnya sebagai simbol "roar" yang sesungguhnya, yakni berani, tangguh, dan tetap bersinar meski nyaris terjatuh.
Berita Terkait
-
Colde Jadi Line Up Pertama Saranghaeyo Indonesia 2025, Siapa Menyusul?
-
MUI Tolak Konser Honne di Medan, Kenapa?
-
Wali Kota Depok Borong 1.500 Tiket Konser Tunggal Ayu Ting Ting
-
CEO Astronomer Mundur Usai Tertangkap Kamera Berpelukan dengan Rekan Kerja di Konser Coldplay
-
CEO Astronomer Ketahuan Selingkuh di Konser Coldplay, Istri Pamit dari Media Sosial
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Betrand Peto Menangis Lihat Video Sarwendah, Bela Ruben Onsu: Ayahku Bukan Anjing, Bukan Bencong
-
Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan
-
DWP Buka Suara soal Promosi Whip Pink: Nama Acara Kami Dicatut
-
Namanya Terseret di Sidang Kasus Korupsi, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Jadi Pengacara
-
Momen Ibu Denise Chariesta Disiplinkan Jaden Viral, Warganet Singgung No No Baby
-
Sinopsis Teach You a Lesson, 'Pawang' Siswa Nakal Turun Gunung, Baru Mendarat di Netflix
-
Hati Betrand Peto Hancur, Pasang Badan Bela Ruben Onsu usai Dihina Sarwendah: Ayah Bukan Bencong!
-
Denny Sumargo Kaget Lihat Perkembangan Anak, Bisa Diajak Komunikasi Dua Arah Meski Belum Dua Tahun
-
Sinopsis Esok Tanpa Ibu: Ketika Sosok Ibu Digantikan AI, Lagi Merajai Netflix
-
Sinopsis The Irishman: Kisah Nyata Pembunuh Bayaran Mafia Legendaris, Masih Tayang di Netflix