Suara.com - Babak baru perseteruan antara Nikita Mirzani dan dokter kecantikan Reza Gladys akan mencapai puncaknya pada persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 24 Juli mendatang.
Sidang ini digadang-gadang menjadi momen paling vital karena untuk pertama kalinya, Reza Gladys selaku pelapor akan dihadirkan sebagai saksi korban.
Kesiapan penuh ditunjukkan oleh kubu Nikita Mirzani. Melalui kuasa hukumnya yang telah lama mendampinginya, Fahmi Bachmid, artis kontroversial itu dinyatakan tidak gentar sama sekali.
Fahmi menegaskan bahwa sidang pada hari Kamis merupakan agenda paling fundamental dalam kasus pidana yang menjerat kliennya.
"Hari Kamis itu sidang yang paling penting, karena sidang itu perkara pidana, di mana nanti dalam perkara pidana tersebut, yang pertama kali harus didatangkan adalah korban, sesuai dengan hukum acara pidana," ujar Fahmi Bachmid saat diwawancarai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 21 Juli 2025.
Fahmi menekankan, kehadiran dan kesaksian korban adalah titik sentral untuk membuktikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara yang dilaporkan sejak Desember 2024 lalu ini.
Oleh karena itu, pihaknya menantikan dengan saksama jalannya persidangan tersebut.
"Apa yang terjadi di hari Kamis, kita tunggu apa yang terjadi. Di situ lah yang terjadi sebenarnya adalah perkara pidana, dan itu sangat penting," lanjut Fahmi.
Saat ditanya mengenai kondisi mental dan kesiapan Nikita Mirzani, Fahmi memberikan jawaban tegas yang menyiratkan keyakinan penuh.
Baca Juga: Gugatan Rp4 Miliar Dicabut, Nikita Mirzani Fokus Loloskan Diri dari Jerat Pemerasan Reza Gladys
Ibu tiga anak itu disebut sudah dalam kondisi paripurna untuk menghadapi segala kemungkinan di ruang sidang.
"Siap lahir batin," ucap Fahmi singkat.
Di sisi lain, pihak Reza Gladys juga memastikan akan menghadiri panggilan persidangan tersebut.
Kuasa hukum Reza, Surya Batubara, mengonfirmasi bahwa kliennya akan datang untuk memberikan kesaksian.
"Datang, datang, kalau sehat. Kalau tidak ada halangan," kata Surya Batubara.
Surya bahkan melontarkan pernyataan bernada metaforis yang seolah menyindir pihak lawan.
Berita Terkait
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
-
Nikita Mirzani Ngadu ke Prabowo, Singgung Hukum Buta Logika Usai Divonis 6 Tahun Penjara
-
Nikita Mirzani Pertanyakan Putusan Hakim Soesilo, Sindir Ketimpangan Vonis Kasusnya vs Ronald Tannur
-
Nikita Mirzani Berjuang di Balik Penjara: Kasusnya di MA Ternyata Bukan Pemerasan, Tapi ITE?
-
Kunjungi Rutan Pondok Bambu, Rieke Diah Pitaloka Ungkap Kondisi Nikita Mirzani DropJelang Lebaran
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda