Suara.com - Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 24 Juli 2025 diskors sementara untuk memberi waktu salat Maghrib dan makan malam.
Sebelumnya, dua saksi dari pihak pelapor yakni Reza Gladys dan suaminya, Attaubah Mufid, telah memberikan kesaksian di muka sidang. Reza mendapat giliran pertama untuk bersaksi, sementara Attaubah memberikan keterangan setelahnya.
Keduanya menjabarkan duduk perkara terkait dugaan pemerasan dan pencucian uang yang menyeret Nikita Mirzani.
Namun dalam kesaksiannya, Attaubah Mufid justru terlihat tak menyudutkan langsung sang terdakwa.
Dia menjelaskan kronologi secara umum tanpa menyatakan bahwa Nikita Mirzani secara langsung melakukan pengancaman maupun pemerasan.
Usai sidang diskors, Nikita Mirzani sempat menyapa awak media yang menunggunya di luar ruang sidang. Dia kembali digiring keluar dengan tangan diborgol dan mengenakan rompi oranye khas tahanan.
"Ya biar kalian dengar sendiri (isi kesaksian di persidangan) kan, seru kan?" ujar Nikita Mirzani sambil melempar senyum ke arah awak media.
Artis 39 tahun tersebut pun menegaskan bahwa selama persidangan berlangsung, tak ada bukti kuat yang menunjukkan dirinya melakukan pemerasan atau pengancaman seperti yang dituduhkan.
"Ya.. Kalian dengar sendiri kan? Tidak ada pemerasan, tidak ada ancaman. Ternyata hanya masalah abu-abu dan begeng," ujar Nikita.
Baca Juga: Fitri Salhuteru Duduk Bareng Reza Gladys Mendengar Kesaksian Attaubah Mufid di Sidang Nikita Mirzani
Nikita Mirzani juga menyentil kesaksian Reza Gladys dan Attaubah Mufid yang menurutnya lebih banyak menyebut pihak lain ketimbang namanya.
"Kalian bisa dengar sendiri dari BAP-nya berbeda dengan apa yang ada di persidangan, mungkin briefing-nya kurang bagus," ucapnya menyindir.
Menanggapi fakta bahwa namanya nyaris tak disebut secara langsung dalam kesaksian, Nikita Mirzani lantas melempar pertanyaan balik kepada para jurnalis.
"Oh hahaha, menurut kalian yang telinganya enggak budeg sebagai teman-teman media, gimana menurut kalian? Ya itulah, kalian bisa nilai sendiri ya, teman-teman," kata Nikita sambil tertawa.
Sebelum kembali ke ruang tahanan sementara, janda tiga anak tersebut sempat mengingatkan para jurnalis untuk makan malam terlebih dulu sebelum sidang dilanjutkan.
Sidang rencananya akan dilanjutkan kembali setelah waktu Maghrib, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi lainnya.
Berita Terkait
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123