Suara.com - Aktris Hannah Al Rashid melontarkan kritik tajam terhadap industri film Hollywood yang dinilainya masih sering keliru dan kurang cermat dalam merepresentasikan budaya non-Barat, khususnya Asia Tenggara dan Afrika.
Menurutnya, Hollywood kerap melakukan generalisasi yang tidak akurat, bahkan dalam produksi film besar sekalipun.
Hal ini diungkapkan oleh aktris berdarah Prancis-Bugis tersebut dalam sebuah perbincangan di podcast SinEscape.
Hannah menyoroti film animasi Disney, Raya and the Last Dragon, yang terinspirasi dari berbagai budaya di Asia Tenggara.
Meskipun film tersebut mengangkat tema Asia Tenggara, ia menyayangkan pemilihan pengisi suaranya yang mayoritas berasal dari etnis Asia Timur.
“Pemeran utamanya orang Vietnam, tapi semua yang lain itu Malaysian Chinese, Singaporean Chinese,” ujar Hannah.
Baginya, hal ini menunjukkan bahwa representasi budaya Melayu dan Nusantara yang sesungguhnya masih sangat terabaikan di panggung Hollywood.
“Representasi Nusantara dan Melayu itu very much neglected in Hollywood menurutku,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga memberikan contoh lain dari film Black Hawk Down yang berlatar di Mogadishu, Somalia.
Baca Juga: Cerita Hannah Al Rashid Casting untuk Film Snow White, Nyaris Jadi Lawan Main Gal Gadot
Hannah, yang tumbuh besar di lingkungan multikultural London, bisa dengan mudah melihat ketidakakuratan dalam pemilihan aktor.
“Semua yang memerankan orang Mogadishu adalah orang Afrika Barat. Kalau lo nonton, build badannya beda,” jelasnya.
Menurutnya, orang Afrika Timur seperti di Somalia cenderung memiliki postur yang lebih tinggi dan kurus, berbeda dengan orang Afrika Barat yang secara fisik lebih besar dan berisi.
Bagi penonton yang tidak familiar, perbedaan ini mungkin tidak terlihat.
"Tapi kalau lo besar dengan banyak sensitivitas terhadap budaya lain atau negara lain, you can spot that a mile off," pungkasnya, menyiratkan bahwa kesalahan mendasar seperti ini seharusnya tidak terjadi dalam produksi film sekaliber Hollywood.
Di luar masalah kebudayaan, isu rasisme pun masih mewarnai industri Hollywood hingga sekarang.
Berita Terkait
-
Blasteran Jadi Bumerang, Hannah Al Rashid Gagal Dapat Peran Film International Gegara Kurang Asia
-
Bikin Konten Nostalgia, Hannah Al Rashid Nangis Sendiri Lihat Reaksi Publik
-
Steffi Zamora dan Nino Fernandez Go Public, Hannah Al Rashid: Kini Mereka Tahu
-
Agama Nino Fernandez dan Steffi Zamora yang Akhirnya Go Public Pacaran
-
Kondangan Bareng Steffi Zamora, Status Pernikahan Nino Fernandez dan Hannah Al Rashid Dipertanyakan
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Apa Itu Best Casting? Kategori Baru di Oscar 2026 dan Daftar Nominasinya
-
Sinopsis Film Korea Sugar yang Dibintangi Choi Ji Woo, Tayang di Bioskop Indonesa
-
Peran Sentral Cinta Laura di Film Para Perasuk yang Tembus Sundance 2026
-
Kim Seon Ho Ungkap Kisah di Balik Karakter Joo Hoo-jin di Drakor Can This Love Be Translated?
-
Habib Bahar Bin Smith Respons Keras Pandji Pragiwaksono yang Jadikan Salat Bahan Lelucon
-
Syarat dan Cara Klaim Promo Buy 1 Get 1 Tiket M.Tix Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
-
Sinopsis The Fifth Wheel, Film Komedi Netflix yang Dibintangi Kim Kardashian
-
Film Horor Rajah Siap Tayang, Aditya Zoni dan Samuel Rizal Dalami Sisi Gelap Manusia
-
A Score to Settle: Kisah Balas Dendam Nicolas Cage yang Penuh Kerentanan, Malam Ini di Trans TV
-
Spider-Man 2: saat Peter Parker Berada di Titik Terendah, Malam Ini di Trans TV